Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Batam, Posmetrobatam.co: Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 Batam-Tanjungpinang resmi membuka pendaftaran peserta seminar internasional, diskusi publik, dan lokakarya.

Panitia membuka pendaftaran bagi masyarakat umum. Peserta dapat memilih kegiatan sesuai isu yang diminati, mulai dari pers, hak asasi manusia (HAM), lingkungan, perubahan iklim, transisi energi, teknologi, hingga persoalan masyarakat adat.

Rangkaian seminar, diskusi, dan lokakarya berlangsung selama dua hari, 19-20 September 2026, di Politeknik Negeri Batam. Fesmed kemudian ditutup dengan kegiatan napak tilas di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Ketua Panitia Fesmed Selat Malaka, Adam Zulfikar, mengajak masyarakat Batam dan Tanjungpinang ikut meramaikan agenda tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) tersebut.

“Fesmed Selat Malaka bukan hanya acaranya AJI dan teman-teman media saja, tapi ruang bersama untuk kita semua. Ada banyak isu yang perlu dibahas dan menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, kami mengajak masyarakat, khususnya yang berada di Batam dan Tanjungpinang, untuk datang, belajar, berdiskusi, dan ikut menyampaikan gagasannya,” ujarnya.

Menurut Adam, Fesmed juga menjadi ruang untuk mempertemukan media dengan masyarakat sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi di kawasan Selat Malaka.

“Kami ingin Fesmed menjadi ruang diskusi terbuka yang aman dan nyaman. Semua boleh datang, bukan hanya untuk jurnalis,” katanya.

BACA JUGA:  Inilah Gejala Gangguan Permainan Internet atau Gaming Disorder, Bisa Membahayakan Ksehatan Mental

Beragam kelas lokakarya dan diskusi akan memberikan ruang bagi peserta untuk belajar, bertukar pengalaman, serta melihat persoalan masyarakat dari berbagai perspektif.

Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui laman resmi Fesmed Selat Malaka atau akun Instagram @fesmedselatmalaka.

Setelah rangkaian seminar, diskusi, dan lokakarya di Batam, Fesmed Selat Malaka berlanjut ke Tanjungpinang. Pulau Penyengat dipilih sebagai lokasi kegiatan puncak festival.

Sebanyak 40 AJI Kota dari Sabang hingga Merauke bersama jaringan AJI akan mengikuti napak tilas sejarah di Pulau Penyengat, salah satu pusat peradaban Melayu.

Peserta tidak hanya diajak mengunjungi sejumlah situs bersejarah. Panitia juga mendorong mereka menulis cerita perjalanan dan menghasilkan karya jurnalistik yang mengangkat sejarah serta kekayaan budaya Pulau Penyengat.

Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, mengatakan pemilihan Pulau Penyengat tidak hanya berkaitan dengan statusnya sebagai destinasi wisata sejarah. Pulau tersebut memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Melayu dan pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga.

“Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa. Dari pulau kecil inilah lahir banyak pemikiran besar yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu sekaligus turut membentuk perkembangan bahasa Indonesia,” kata Sutana.

Berikut sejumlah seminar, diskusi publik, dan lokakarya yang digelar selama Fesmed Selat Malaka 2026:

BACA JUGA:  Ternyata Penyebab Gangguan Ejakulasi Ada Bermacam Macam, Perhatikan Tiga Jenis Gangguannya

Sabtu, 19 September 2026

Lokasi: Politeknik Negeri Batam

Seminar Internasional Festival Selat Malaka: “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara: Memperkuat Solidaritas Jurnalis Lintas Negara dan Melindungi Kebebasan Ruang Sipil”
Pendaftaran: https://s.id/SeminarFesmedSelatMalaka
Diskusi Publik: Masyarakat Adat, Transisi Energi dan Perubahan Iklim
Pendaftaran: https://s.id/DiskusiMasyarakatAdat
Diskusi Publik: Babak Baru PLTS 100 GW: Menakar Kesiapan Industri Hijau Indonesia dari Batam
Pendaftaran: https://s.id/DiskusiIndustriHijauPLTS
Lokakarya: Digital Safety and AI Literacy for Gen-Z (Sesi 1)
Pendaftaran: https://s.id/TrainingBatam
Lokakarya: Mengawal Isu Kelautan Melalui Karya Jurnalistik Berkualitas
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaIsuKelautan
Lokakarya: Pengembangan Audiens Media di Media Sosial
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPengembanganAudiens
Sekolah Buruh AJI: Mengorganisir Pekerja Media untuk Membangun Serikat Pekerja yang Lebih Kuat
Pendaftaran: https://s.id/sekolahburuhbatam2026
Lokakarya: Keamanan, Geopolitik, dan Media di Lintas Batas
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaKeamananMediaLintasBatas
Diskusi Publik: Membaca Perkembangan Teknologi AI dan Data Center
Pendaftaran: https://s.id/DiskusiAIdanDataCenter
Lokakarya Fotografi bersama PFI Kepri: “Kejujuran Visual di Era Serba Digital: Tantangan Foto Jurnalistik Sebagai Literasi Publik”
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaFotografiPFIKepri
Minggu, 20 September 2026

Lokasi: Politeknik Negeri Batam

Lokakarya: Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO): Sampai Semua Bebas
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaLawanTPPO
Diskusi Publik dan Pemutaran Film Dokumenter: “Di Balik Ilusi Tembakau”
Pendaftaran: https://s.id/DiskusiFilmDiBalikIlusiTembakau
Lokakarya: Menjadi Penulis Ilmiah Populer untuk Demokrasi
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPenulisIlmiahPopuler
Lokakarya: Mata dari Angkasa: Panduan Praktis Jurnalisme Investigasi Berbasis Citra Satelit
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMataDariAngkasa
Diskusi Publik: Ancaman dan Kerusakan Lingkungan di Pesisir dan Pulau-pulau Kecil
Pendaftaran: https://s.id/DiskusiKerusakanPesisirdanPulauKecil
Lokakarya: Proyek Data Center dan Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Energi dan Air di Batam
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProyekDataCenter
Diskusi Publik: Just Energy Transition dan Mengapa Transisi Energi Harus Berkeadilan
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaJustEnergyTransition
Lokakarya: Merancang Proposal untuk Pendanaan Liputan
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProposalLiputan
Lokakarya untuk Pers Mahasiswa: Menulis Kritis dan Independen untuk Demokrasi
Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMembangunPersMahasiswa
Gelar Wicara: Membaca Buku Reset Indonesia dan Kondisi Kita Hari Ini
Pendaftaran: https://s.id/DiskusiBukuResetIndonesia

BACA JUGA:  Diduga Jual Fasum, Manager Perumahan Merlion Square Ditahan Kejari Batam

Panitia mengimbau masyarakat segera mendaftar karena setiap kegiatan memiliki kuota peserta yang terbatas.(*/hbb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *