Batam, Posmetrobatam.co: PT Pamerindo Indonesia resmi membuka Manufacturing Indonesia Series Batam Chapter 2026 di Radisson Golf & Convention Center Batam, Selasa (29/9). Pameran perdana yang berlangsung hingga 1 Oktober 2026 ini mempertemukan pelaku industri dengan penyedia teknologi, solusi manufaktur, dan mitra bisnis.
Mengusung tema “Indonesia’s New Industrial Gateway”, pameran menghadirkan lebih dari 200 showcase teknologi dari perusahaan nasional dan internasional. Solusi yang ditampilkan mencakup kebutuhan industri elektronik dan semikonduktor, precision engineering dan machining, metal fabrication dan metalworking, otomasi, smart manufacturing, serta teknologi pendukung manufaktur.
Pameran ini memperluas pengalaman PT Pamerindo Indonesia selama lebih dari tiga dekade dalam menggelar pameran manufaktur di Indonesia. Portofolionya mencakup Manufacturing Indonesia di Jakarta dan Manufacturing Surabaya. Melalui Batam Chapter, Pamerindo memperluas jaringan tersebut ke Batam sebagai salah satu pusat industri dan investasi strategis di Indonesia.
Batam memiliki posisi penting dalam ekosistem industri regional karena berstatus Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ). Kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia serta dukungan konektivitas logistik juga memperkuat peran Batam dalam perdagangan lintas batas.
Perekonomian Batam terus tumbuh. Pemerintah Kota Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,89 persen hingga triwulan III 2025. Industri pengolahan tetap menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah. Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan industri terhadap mesin, otomasi, teknologi produksi, dan solusi untuk meningkatkan efisiensi.
“Manufacturing Indonesia Series – Batam Chapter kami hadirkan untuk membuka akses yang lebih dekat antara penyedia teknologi dan pelaku industri di Batam. Kami ingin membantu perusahaan menemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi para peserta pameran,” ujar Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie.
Menurut Stephannie, posisi Batam sebagai gerbang industri Indonesia yang terhubung dengan kawasan regional membuka peluang bagi pameran tersebut untuk mendorong kolaborasi dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Deputy of Investment BP Batam Fary Djemy Franscis menyambut penyelenggaraan Manufacturing Indonesia Series Batam Chapter 2026. Menurutnya, platform tersebut sejalan dengan upaya BP Batam memperkuat ekosistem investasi dan industri melalui akses terhadap teknologi, mitra, dan solusi bagi pelaku usaha.
“Kami berharap pameran ini mendorong terbentuknya kolaborasi baru, memperluas peluang investasi, serta memperkuat posisi Batam sebagai kawasan industri yang kompetitif dan terhubung dengan pasar regional maupun global,” kata Fary.
Selain area pameran, penyelenggara menghadirkan sejumlah program selama tiga hari untuk memberikan wawasan praktis, konsultasi, dan koneksi bisnis kepada pengunjung.
Kaizen Clinic menyediakan konsultasi gratis satu lawan satu. Profesional manufaktur dapat membawa persoalan dari perusahaan atau pabrik mereka untuk dibahas langsung bersama praktisi industri.
Lima coach yang hadir memiliki bidang keahlian berbeda. Rizky Abdillah Ramadhan, Lean and Kaizen Consultant, menangani budaya Kaizen, Lean Manufacturing, manajemen perubahan, Total Quality Management, dan pengukuran kinerja manufaktur.
Yustinus, Wakil Ketua Asosiasi Karakuri Kaizen Indonesia, memberikan konsultasi terkait desain dan implementasi Karakuri, pengurangan biaya operasional, otomasi hijau berbiaya rendah, serta komponen Karakuri.
Hary Sukrisno, SHE Expert dan SHE Manager, membahas keselamatan sebagai strategi pencegahan risiko, pengaruh budaya keselamatan terhadap produktivitas, tantangan penerapan budaya keselamatan, serta pengembangan sistem manajemen keselamatan.
Rahmat Daryono, Lean Six Sigma Black Belt, memberikan konsultasi mengenai implementasi Lean Six Sigma, tahapan dan level penerapannya, tantangan implementasi, serta dampaknya terhadap produktivitas dan efisiensi bisnis.
Sementara itu, Hanstomo Prabowo, CNC and Automation System Expert, fokus pada low-cost automation, pemilihan sistem otomasi, perhitungan investasi proyek otomasi, serta peluang dan tantangan penggunaan CNC di industri manufaktur.
Penyelenggara juga menghadirkan Business Matching Programme. Melalui program ini, calon pembeli dapat menyampaikan kebutuhan produk, teknologi, atau solusi. Tim penyelenggara kemudian mencocokkan kebutuhan tersebut dengan peserta pameran yang relevan untuk membuka peluang pertemuan dan kerja sama bisnis.
Sejumlah seminar industri turut menghadirkan pembicara dari BP Batam, Efortech, dan APTIKNAS. Para pembicara membahas perkembangan, peluang, dan tantangan industri serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung transformasi dan daya saing manufaktur.
Ketua Kadin Provinsi Kepri, Ir Mustava, mengatakan pertumbuhan industri Batam perlu menciptakan efek berantai bagi daerah lain, khususnya Bintan dan Karimun yang bersama Batam berada dalam kawasan FTZ.
Menurut Mustava, pengembangan industri tidak cukup hanya mengejar penambahan investasi dan jumlah perusahaan manufaktur. Pertumbuhan industri juga harus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Kepri secara keseluruhan.
“Batam membutuhkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari bahan baku, komponen, pergudangan, logistik, transportasi, maintenance, engineering, jasa profesional, teknologi, energi, pangan hingga tenaga kerja. Di situlah daerah-daerah di Kepri mempunyai peluang masuk ke dalam rantai nilai industri di Batam,” ujarnya.
Mustava mengatakan pola tersebut dapat mengubah pendekatan pembangunan dari sekadar membangun satu pusat industri menjadi pengembangan ekosistem industri regional.
“Jadi kita tidak membangun satu pusat industri, tetapi membangun satu ekosistem regional,” pungkasnya.
Registrasi pengunjung Manufacturing Indonesia Series Batam Chapter 2026 terbuka bagi profesional industri dan pelaku bisnis. Pengunjung dapat melakukan registrasi secara online melalui situs resmi pameran sebelum datang ke lokasi.(hbb)













