Batam, Posmetrobatam.co: Tim Taekwondo Kharisma Bangsa Batam kembali meraih prestasi membanggakan. Pada event Wu Kwon Taekwondo Championship 2026 di Johor, Malaysia, 22 – 23 Agustus lalu, kontingen yang dikomando oleh Soewito Trikusuman ini berhasil memborong medali di berbagai kategori pertandingan.
“Kami juga senang karena hasil Kejuaraan ini lebih bagus daripada Kejuaraan Wu Kwon 2024 lalu,” ujar Pelatih Kepala Taekwondo Kharisma Bangsa, Soewito Trikusuman, Selasa (1/9).
Sejumlah atlet yang berhasil meraih medali adalah, Kategori Kyorugi Putra: Stevano Wessley Halim (emas), Muhammad Ammar Albani (emas), Muhammad Ridho Anan Hendrawan (perak), Asbin Arseneo (perak), Ray Virendra Wanas (perunggu), Noah El Bale Aridiona (perunggu), Vincent Anugrah Pratama (perunggu), Ubay Muhammad Hasan (perunggu), dan Gerald Benlucas Pellokila (perunggu).
Sedangkan peraih medali di kategori Kyorugi Putri: Mikhayla Putri Willian (emas), Aisyah Puji Astuti (perak), Seanwidy Aurora Siregar (perunggu), Jessica Elvaretta Sandra (perunggu), dan Meriana (perunggu).
Peraih medali pada Poomsae Putra: Ammaar Abdulbarr (emas), Noah El Bale Aridiona (emas), Elang Dhirar Oceano (perunggu). Pada kategori Poomsae Putri, Celine Kwok (emas), Delvi Yani (emas), Shofiyyah Aqielah (emas), Jessica Elvaretta Sandra (perak), Btari Rasendria Nareswari Candranegara (perak). Dan, ada juga Virtual Taekwondo Putri, Meriana (perunggu).
“Setelah Kejuaraan Internasional Malaysia ini kami sekarang sedang mempersiapkan atlet mulai September 2026 untuk berlatih dan berangkat mengharumkan nama Indonesia di Singapura pada 4 – 6 Desember 2026 mendatang,” ujar Soewito.
Sebagai bentuk kebahagian dan kekeluargaan yang erat, sepulang dari Malaysia, Soewito dan timnya langsung merayakan kemenangan tersebut di Pondok Kriuk Green Land Lantai 2.
“Sebagai bentuk syukur, kami merayakan momen prestasi ini di Resto Pondok Kriuk yang diadakan oleh ‘pelatih bayangan’, Ibu Siti Ruliyah,” ujar Seowito.
Istilah ‘pelatih bayangan’, kata Soewito, merupakan sebutan orang tua atlet di Taekwondo Kharisma Bangsa yang sering mendampingi dan membayangi dalam latihan dan bertanding ke luar negeri.
“Saya sebagai pelatih sangat berterimakasih kepada pemilik Pondok Kriuk, ibu Siti Ruliyah sudah memberi apresiasi kepada 21 atlet Taekwondo Kharisma Bangsa yang berjuang membela dan mengharumkan nama Indonesia, khususnya Batam, di Negeri Jiran. Juga terimakasih kepada para orang tua Taekwondoin yang lain,” ujar Soewito.
Soewito menyebut, di tengah perekonomian yang cukup sulit, jumlah atlet yang berangkat sangat banyak.
“Meskipun secara biaya kami memakai dana swadaya, tanpa sponsor dari pihak lain,” imbuhnya. Semangat kemandirian itu juga dibuktikan dengan raihan prestasi yang sangat memuaskan.
Sementara itu, Siti Ruliyah, salah satu orang tua atlet menyebut, sangat bangga dengan capaian prestasi yang diraih oleh para atlet Taekwondo Kharisma Bangsa.
“Sebagai orang tua, kami bersyukur atas pencapaian para atlet Kharisma Bangsa. Ini juga jadi kesempatan yang tidak bisa dimiliki semua orang. Kharisma Bangsa membawa putra putri kami ke ajang Turnamen Taekwondo Internasional. Insha Allah kami berkomitmen,
akan terus membayangi Kharisma Bangsa dalam mempersiapkan generasi muda cinta olahraga, khususnya Taekwondo,” ujar Siti Ruliyah.
Ia juga mengungkapkan rasa senangnya karena salah satu atlet penyumbang medali merupakan putranya, Ray Virendra Wanas yang berhasil meraih medali perunggu pada Fighting kyorugi U29KG 9-11YO.(chi)













