Bintan, Posmetrobatam.co:Tercatat sejak Februari 2025, Pusat Layanan Sentra Fashion Seri Kuala Lobam Tanjung Uban, sudah mulai berdiri. Gedungnya mewah, dan peralatan jahitnya lengkap. Begitu juga para penjahitnya, sudah direkrut.
Para penjahitnya bukan orang luar. Mereka, berasal dari penjahit setempat yang berada di kawasan Seri Kuala Lobam. Bahkan, sebagian besar dari mereka adalah para mantan pekerja garmen di perusahaan Lobam. Tentunya, skill mereka tak perlu diragukan lagi.
Ada sekitar 100 orang penjahit, diajak bergabung, dalam koperasi khusus para penjahit yang ada di Seri Kuala Lobam. Maka, sejak itu, Sentra Fashion mulai menerima pesanan seragam, dari beberapa instansi dan perusahaan di Bintan.
Hal ini disampaikan panjang lebar oleh Budi, Ketua Pengurus Pusat Layanan Sentra Fashion Seri Kuala Lobam Tanjung Uban, pada Posmetrobatam.co, Kamis (30/9).
Masih kata Budi, kendati Sentra Fashion mulai berdiri dan beroperasi, keberadaannya tak serta merta dilirik Pemerintah Kabupaten Bintan. Padahal, di sisi lain, Sentra Fashion menaruh harapan besar kepada pemerintah, supaya dilibatkan dalam pengerjaan seragam sekolah gratis, yang dibagikan pemerintah, setiap tahun.
“Kami tahu, setiap tahun siswa di Bintan dapat seragam gratis dari Pemkab Bintan. Kalau tidak salah, ada lima potong seragam gratis yang dibagikan kepada siswa. Kita dapat kesempatan mengerjakan salah satu saja, alhamdulillah. Tapi harapan itu tak pernah terwujud. Padahal juga kita sudah bertemu Pak Bupati, bersama Kepala Dinas Pendidikan. Namun, sejauh ini belum ada tindaklanjutnya,” ungkap Budi serius.
Beberapa OPD juga diharapkan mau pesan baju dinas ke Sentra Fashion. Namun sejauh ini juga jauh dari harapan. Hanya DKUPP Bintan yang pesan, lantaran Sentra Fashion memang berada di bawah pembinaan DKUPP Bintan.
“Kembali ke seragam sekolah. Konon kabarnya, Pemkab Bintan lebih memilih pesan baju seragam sekolah di luar kota. Tapi, itu mungkin kebijakan mereka. Kita tidak bisa ikut campur. Namun, besar harapan kami, Sentra Fashion dilibatkan dalam pembuatan salah satu seragam sekolah gratis yang dibagikan pemerintah Bintan. Bukankah ada lima potong pakaian seragam sekolah. Kita dapat salah satunya saja syukur. Setidaknya dengan memberikan kesempatan kami terlibat dalam pembuatan seragam sekolah gratis ini, ekonomi masyarakat Bintan bisa lebih baik,” tegas Budi penuh harap.
Sementara itu, seperti diketahui bersama, Bupati Bintan, Roby Kurniawan, rutin menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru TK, SD/MI dan SMP/MTs.
Setiap tahun, para siswa menerima 5 stel seragam lengkap dengan aksesorisnya, sepatu hingga tas.
Program pembagian seragam sekolah gratis ini, tak lain Sebagai salah satu program andalan yang pernah menghantarkan Bintan diganjar Penghargaan Ki Hajar Awards dari Kemendikbudristek RI, program bidang pendidikan.
Bupati Roby sendiri berharap pendidikan dasar wajih belajar 9 tahun bisa dirasakan secara merata tanpa memberatkan para orang tua.
“Ini kewajiban Pemerintah, kalau kita ingin Bintan ini semakin maju dan berkembang, hak pendidikan bagi semua anak-anak Bintan harus kita penuhi. Alhamdulillah Bapak Ibu semua, tahun ini kembali bisa kita berikan secara lengkap 5 stel seragam sekolah bagi anak-anak kita,” jelas Roby dalam sambutannya, waktu itu di SDN 003 Bintan Timur.
Data terakhir, siswa yang menerima pembagian seragam sekolah gratis pada tahun ajaran baru, sebanyak 6.434 siswa. Waktu itu, dibagikan Bupati Roby secara simbolis pada 17 Desember 2025 di SMP Negeri 1 Bintan Timur, Kijang.(aiq)













