Tanda Darurat Kamu Harus Segera Batal Puasa agar Kondisi Tubuh Tidak Semakin Memburuk

Ilustrasi sakit kepala. (Pexels.com/@olly/)

Lapar, haus, dan kurang bertenaga adalah hal yang umum terjadi ketika melakukan puasa, dan itu normal. Namun ada beberapa gejala yang mengisyaratkan agar kamu segera membatalkan puasa supaya kondisi tubuhmu tidak semakin memburuk.

Dilansir dari Hello Sehat, berikut adalah 5 tanda darurat kamu harus segera membatalkan puasa agar kondisi tubuh tidak semakin memburuk.

  1. Sakit Perut

Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan, lambung akan menaikkan kadar asam karena tidak ada makanan yang bisa dicerna. Di saat yang bersamaan, tubuh akan membakar lemak sebagai pengganti karbohidrat untuk mendapat energi.

Bagi orang yang memiliki riwayat maag atau GERD, kedua kombinasi kondisi di atas bisa sangat menyiksa. Meskipun ada studi yang menyebut puasa bermanfaat untuk penderita maag, jika mengalami sakit perut yang menyiksa dan tak kunjung membaik, sebaiknya kamu membatalkan puasa.

BACA JUGA:  Polisi Bongkar Pabrik Sabu Cair di Apartemen Queen Victoria Batam

Ketika membatalkan puasa, jangan langsung makan dalam jumlah banyak. Selain itu, prioritaskan untuk memakan makanan tinggi serat seperti sayur, buah, atau kacang-kacangan.

  1. Sakit Kepala

Meskipun semua orang bisa saja mengalami sakit kepala ketika puasa, penderita diabetes yang puasa lebih mungkin mengalami ini. Puasa sendiri memang bisa membuat gula darah turun secara cukup drastis.

Jika tak kunjung membaik setelah beristirahat, sebaiknya pertimbangkan untuk membatalkan puasa.

  1. Penglihatan Kabur

Penglihatan yang kabur juga berkaitan dengan kadar gula darah yang rendah akibat tidak mendapat asupan makanan dalam waktu yang cukup lama. Pada orang yang memiliki riwayat gula darah rendah (hiperglikemia), gejalanya mungkin bisa lebih parah. Jika kondisinya semakin memburuk, segera batalkan puasa.

  1. Keringat Berlebih dan Kedinginan

Keringat berlebih dan tiba-tiba merasa dingin juga berkaitan dengan rendahnya kadar gula darah. Kadar gula darah yang rendah memicu peningkatan produksi hormon adrenalin yang kemudian merangsang kelenjar keringat.

BACA JUGA:  Taiwan Lirik KEK Nongsa Digital Park

Jika gejala ini muncul saat beraktivitas sebenarnya tak perlu khawatir. Tapi jika kamu terus berkeringat, merasa dingin, dan pandanganmu gelap bahkan saat tidak sedang beraktivitas, segera batalkan puasa.

  1. Dehidrasi

Dehidrasi sebenarnya adalah hal yang wajar ketika sedang berpuasa, karena tubuh tak mendapatkan cairan dalam waktu yang cukup lama. Jika gejalanya hanya haus maka tidak berbahaya.

Namun, jika hausmu sudah dibarengi dengan mulut kering, sulit berkonsentrasi, sakit kepala, dan lesu, sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk segera membatalkan puasa.

Apa yang Harus Dimakan Setelah Membatalkan Puasa?

Minumlah air putih terlebih dahulu. Kemudian, kamu bisa mengonsumsi makanan atau minuman manis untuk segera memberimu tenaga dan menormalkan kadar gula yang rendah.

BACA JUGA:  Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 se-Kepri, Batam Terendah hanya 49 Persen

Setelahnya baru lah kamu memakan hidangan utama. Pastikan juga kamu mengonsumsi makanan yang sehat dan porsinya tidak berlebihan. Jika dirasa perlu, setelah makan kamu juga bisa mengonsumsi obat untuk meredakan gejala yang tadi kamu alami.(jpg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *