Jakarta Kirim 48 Ton Beras Premium ke Batam, Ada Apa?

Batam, Posmetrobatam.co: Batam mendapat tambahan 48 ton beras premium dari Jakarta. Pasokan beras ini untuk menambah stok dan memperkuat stabilitas harga beras di Batam dan Karimun menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Sebanyak 48 ton beras premium, 24 ton untuk Karimun dan 24 ton untuk Batam, diberangkatkan hari ini dan diperkirakan tiba pada Rabu (3/12). Ini untuk antisipasi kondisi Natal dan Tahun Baru 2026,” ujar Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira, Jumat (28/11).

Ia menjelaskan, Bulog Batam sebenarnya masih memiliki cadangan beras premium yang cukup, yaitu 33,3 ton di Gudang Bulog. Namun tambahan stok tetap diperlukan agar ketersediaan tidak terganggu.

BACA JUGA:  Pastikan Jaringan Komunikasi Optimal, Kantor SAR Natuna Uji Fungsi Repeater di Gunung Ranai

“Di Karimun memang membutuhkan stok premium, jadi ini juga untuk memperkuat pasokan dan mengantisipasi naiknya kebutuhan masyarakat di penghujung tahun,” kata dia.

“Yang penting ada dulu beras premium di Karimun, dan ini juga akan ditambah secara bertahap. Di Bulog, jangan sampai ada yang mau beli premium tapi tidak tersedia. Stok harus selalu ada,” tambah dia.

Ia menambahkan, ketiga cabang di Kepri yakni Batam, Tanjungpinang dan Natuna sama-sama mendapatkan alokasi beras premium dari Bulog pusat. Guido memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras.

“Masyarakat tidak usah panik. Tidak ada kekurangan beras di Batam maupun Karimun. Situasinya tidak seperti Juli-Agustus lalu saat pengeluaran barang dari Batam ke Karimun diperketat. Itu tidak boleh terjadi lagi,” katanya.

BACA JUGA:  Kejati Kepri Gelar Rakerda Tahun 2024, Optimalisasi PNBP Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Pada Kamis (27/11) sore, Perum Bulog pusat di Jakarta melepas pengiriman 48 ton beras premium menuju Batam dan Karimun.

Langkah ini merupakan strategi nasional untuk menjaga kecukupan stok menjelang Natal dan tahun baru serta mencegah potensi masuknya beras impor ilegal ke wilayah perbatasan.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani  menyampaikan bahwa Batam mendapat prioritas karena menjadi jalur logistik vital dan kerap menjadi sasaran isu terkait impor beras.

“Prioritas kita dorong ke Batam sebagai tindak lanjut supaya tidak ada lagi isu-isu terkait adanya impor beras,” ujar Rizal.(ant)

BACA JUGA:  Pemprov Kepri akan Bagikan 60 Ribu Bibit Cabai Gratis untuk Warga, Perkuat Ketahanan Pangan
Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *