Drainase Ratusan Meter Depan Perumahan Happy Garden Ditutup Beton, Warga Minta Atensi Amsakar dan Li Claudia

Batam, Posmetrobatam.co: Penutupan drainase atau selokan di Perumahan Happy Garden, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubukbaja diprotes warga. Pasalnya, drainase sepanjang sekitar 200 meter yang berada di depan bangunan rumah toko (Ruko) 3 lantai PT Putra Jaya Bintan itu ditutup permanen, dan dikhawatirkan berdampak banjir.

Drainase yang semula dibangun terbuka tersebut, kini rata dicor semen. Sehingga aliran air yang semula dapat dilihat dengan kasat mata, kini sudah tertutup permanen dengan beton di sepanjang bangunan ruko berjumlah 16 unit tersebut.

“Bagaimana kita bisa mengontrol air apakah lancar atau tersumbat, bila ditutup secara permanen,” ujar Aan kepada wartawan ini, Kamis (8/10).

Ia mengatakan, dengan drainase yang ditutup ini dikhawatirkan tersumbat dan akan membawa dampak banjir, bila hujan turun. Sepertinya ini tidak mendukung program Wako/Kepala BP Batam dan Wawako/Waka BP Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, agar Batam terbebas banjir. Atas penutupan selokan tersebut agar jadi atensi pimpinan daerah.

BACA JUGA:  Ratusan WN Tiongkok Dideportasi dari Batam dengan 3 Pesawat dari China

“Siapa yang bertanggungjawab bila terjadi banjir. Paling yang susah warga sekitar. Dan yang menutup selokan itu lepas tangan. Ini harus jadi perhatian pak Amsakar dan bu Li Claudia,” ucapnya.

Pria ini pun menyayangkan penutupan selokan demi akses jalan ke ruko agar tambah luas.

“Seharusnya drainase itu tidak ditutup dan sesuai peruntukannya, agar aliran air lancar dan terhindar dari penyumbatan dan banjir. Jangan mentang-mentang dapat izin membangun di sepetak lahan, tapi drainasenya seenaknya ditutup,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang pekerjaan kepada wartawan ini saat dikonfirmasi, terkait penutupan drainase tersebut, mengatakan, pengerjaan semenisasi itu dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

“Dikerjakan sekitar setengah bulanan pak. Kalo siapa yang nyuruh (mengecor), saya kurang tahu karena saya hanya tukang,” ucap pria yang enggan menyebutkan namanya itu, Kamis siang.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *