Kepri, Posmetrobatam.co: Ketua HMI Kota Tanjungpinang-Bintan, Ilham Bani Arrasyid meminta keseriusan PLN Tanjungpinang untuk memulihkan kondisi Tanjungpinang dan Bintan yang mengalami pemadaman listrik bergilir sejak Senin (12/10), hingga Rabu (14/10).
Selasa (13/10) malam pukul 02.00 WIB dini hari, menurut Ilham, ia bersama 8 orang anggota HMI Kota Tanjungpinang-Bintan sengaja mendatangi kantor PLN Tanjungpinang yang ada di Jalan Bakar Batu, sembari menunggu listrik menyala.
Ironisnya, tidak ada jawaban atau solusi terkait permasalahan pemadaman listrik di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang dan Bintan.
Pihak manajemen PLN Tanjungpinang mengatakan bahwa petugas di lapangan sedang mengupayakan melakukan perbaikan. Ironisnya, pemadaman listrik sejak 12 Oktober itu berlanjut hingga Rabu (14/10).
Tentu saja hal ini semakin memicu kemarahan warga Tanjungpinang dan Bintan. Terkait itu, Ilham dan 25 orang anggota HMI Kota Tanjungpinang kembali mendatangi kantor PLN Tanjungpinang.
Kedatangan mereka diterima langsung oleh pimpinan beserta managemen PLN yang ada saat itu. HMI kembali menuntut pihak PLN Tanjungpinang untuk segera memulihkan kondisi blackout yang terjadi selama tiga hari ini.
Kali ini, pihak PLN masih memberikan jawaban yang sama pada sejumlah mahasiswa yang datang pagi itu, Rabu (14/10), sampai pagi ini, petugas masih mengupayakan perbaikan untuk pemulihan.
Menurut Ilham, HMI tak serta merta menerima jawaban itu. Apapun alasannya, HMI dan juga masyarakat Tanjungpinang menuntut adanya pemulihan kondisi black out yang sudah merugikan banyak pihak selama 3 hari ini.
“Kami tak mau tahu apapun alasannya kami butuh keseriusan PLN untuk memulihkan kondisi yang ada,” ucap Ilham.
Mendapat tuntutan serius ini, GM PLN Tanjungpinang bersedia mundur dari jabatannya jika Kamis (15/10) Tanjungpinang masih blackout.
Terakhir, Ilham menegaskan, jika Kamis (15/10) masih terjadi pemadaman di wilayah Tanjungpinang-Bintan, HMI akan datang lagi ke PLN, meminta GM Tanjungpinang memenuhi janjinya untuk mundur dari jabatannya.(aiq)
Tampilan:
Klik: 0













