Warga Menjerit, Air SPAM PT Moya di Taman Sari Hijau Mati di Bulan Suci Ramadan 1446 H

Posmetrobatam.co: Di bulan Ramadan 1446 Hijriah, layanan air bersih yang dikelola Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) Kota Batam yang Dikelola PT Moya Indonesia makin parah. Meski dilakukan pemasangan pipa baru di Perumahan Taman Sari Hijau, air SPAM kerap mati.  

Iwan, warga Perumahan Taman Sari Hijau, Tiban Baru, Sekupang mengatakan, air yang dikelola BP Batam itu kerap mati. Kondisi itu sudah terjadi sejak lama. Hal ini dialami warga yang berada di pinggiran bukit. Terutama di RW04.

“Bukan air yang keluar dari pipa, tapi angin,” ujar Iwan. Pria ini mengatakan, bukankah SPAM memproduksi air bersih, tapi malah pipanya banyak mengeluarkan angin. “Ini perusahaan air bersih apa, perusahaan angin sih,” katanya, Senin (3/3). “Hari ini (Senin) pun di hari Ramadan air mati, macam mana orang mau masak untuk persiapan buka atau sahur”.

BACA JUGA:  Dinkes Batam: Capaian Vaksinasi HPV Rendah, Orang Tua Siswa Menolak Anaknya Divaksin

Dikatakan juga, setiap hari mulai dari hari senin hingga Jumat yang keluar dari pipa hanya angin. Namun, ada jam-jam tertentu, air keluar.

“Dari Senin hingga Jumat, air mulai keluar siang hari sekitar satu jam, lalu mati. Lalu hidup lagi malam pukul 23.00 hingga pukul 04.00 WIB. Jadi kita lebih banyak begadang karena air itu,” ucapnya.

Untuk hari Sabtu hingga Minggu air mati. Dan hanya hidup malam hari sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kalau hari Sabtu dan Minggu jangan harap air akan hidup. Karena seperti biasa air hidup malam hari saja. Sabtu minggu Pegawai libur, kok air ikut mati pagi hingga sore. Malam jelang dinihari hidup. Memang parah ya,” ulasnya.

BACA JUGA:  Laksanakan Program 3 S, Rutan Batam: akan Menjawab Keresahan Warga Binaan

Sementara itu pihak Air Batam Hilir yang dikonfirmasi melalui call center pada Senin (3/3) hanya dijawab mesin otomatis yang mengabarkan untuk menunggu beberapa saat dan akan terhubung dengan petugas call centre. Namun hingga beberapa jam ditunggu tidak terhubung dengan petugas yang menghubungi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *