Trump Bahas Serangan Baru ke Iran dengan Pejabat Tinggi AS

71

Posmetrobatam.co: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi AS untuk melakukan serangan terbaru terhadap Iran.

Menurut laporan Wall Street Journal, mengutip pejabat AS menyebutkan, Trump menggelar pertemuan dengan pejabat tinggi keamanan nasional AS pada Jumat (22/5) pagi, untuk membahas langkah selanjutnya terkait Iran, namun belum mengambil keputusan resmi.

Pemimpin AS itu, menurut laporan tersebut, mengatakan kepada sejumlah pejabat tinggi itu bahwa ia ingin memberi lebih banyak waktu agar proses diplomasi dapat dilaksanakan.

Namun, laporan media Amerika lainnya menunjukkan situasi yang tampaknya berbeda, dengan Trump disebut sedang mempertimbangkan secara serius serangan baru terhadap Iran.

Selain itu, sejumlah pejabat dan personel militer AS dilaporkan mulai membatalkan rencana libur panjang mereka menjelang peringatan Memorial Day.

Memorial Day (Hari Peringatan) adalah hari libur federal di AS yang diperingati setiap tahun pada hari Senin terakhir bulan Mei. Hari ini didedikasikan khusus untuk menghormati dan mengenang para pria dan wanita yang gugur saat bertugas di militer AS.

BACA JUGA:  AS Hentikan Semua Bantuan Militer ke Ukraina, untuk Akhiri Konflik?

Memorial Day pada awalnya dikenal sebagai Decoration Day (Hari Dekorasi), tradisi ini dimulai setelah Perang Saudara Amerika (American Civil War) pada akhir abad ke-19. Tujuannya adalah untuk menghias dan meletakkan bunga di makam para tentara yang gugur di medan perang.

Pada tahun 1971, Kongres menetapkannya sebagai hari libur resmi nasional. Warga AS memperingati Memorial Day dengan cara mengheningkan cipta nasional pada pukul 15.00 waktu setempat. Warga Amerika di seluruh penjuru negeri berhenti sejenak selama satu menit untuk mengenang dan menghormati para pahlawan yang telah berkorban.

Selain itu dilakukan juga upacara militer dan parade. Banyak kota di AS menyelenggarakan parade, dan para pejabat meletakkan karangan bunga di makam para pahlawan, khususnya di Pemakaman Nasional Arlington. Warga juga banyak yang mengunjungi makam keluarga atau kerabat yang pernah bertugas di militer.

BACA JUGA:  Trump Menang Pemilu 2024, Apa Dampak Bagi Ekonomi Indonesia?

Di luar makna sejarahnya yang mendalam, akhir pekan Memorial Day juga menandai dimulainya musim panas secara tidak resmi. Oleh karena itu, banyak warga AS memanfaatkannya untuk berlibur, pergi ke pantai, berkumpul bersama keluarga, hingga mengadakan acara barbekyu.
Sumber: Sputnik