PLN: Perkembangan Listrik Semakin Meningkat di Kota Batam

Natalia Aulin Padamani Siswi SMA Negeri 20 Batam, kelas Fase E Mahavira

ANDA pasti merasa tidak asing dengan Kota ini, yang dikenal dengan sebutan, “Bebas dari Kabel Listrik dan Tiang Listrik di Pinggir Jalan”. Kota Batam juga merupakan Kawasan Perindustrian dan Pusat Perdagangan Internasional.

M. Mahahib Affandi namanya. Seorang pegawai di PT PLN Batam atau yang lebih dikenal dengan panggilan M. Affandi. Dia menjadi pegawai PLN mulai dari tahun 2009 hingga 2024. Pengalamannya berkerja di dunia kelistrikan ini, cukup matang. Penugasnnya sebagai pegawai PLN pusat sudah banyak dilakukan. Dia pernah ditempatkan di daerah NTT yakni, Kupang, Flores, Tenau, Adonara, dan Larantuka. Di Tenau ia bertugas selama dua Tahun lamanya, Mulai dari Tahun 2009 hingga 2010. Lalu melanjutkan dinasnya, di OJT PLTD Tenau.

Setelah dari Tenau, Affandi berpindah ke Distribusi PLN Area FBT. Di sana dia bekerja selama tiga Tahun, dari 2010 hingga 2013. Dari situ, tahun 2013 dia juga ditugaskan di SPV Teknik PLN rayon Adonara hingga 2014.

Tak hanya Rayon di daerah Larantuka itu saja, lalu berpindah lah dari Tahun 2014 hingga 2016 menetap di SPV OP & HAR ULTG Kupang. 2016 – 2019 dia menjadi seorang Manager ULTG di Flores dan Kupang. Pada Tahun 2021 Affandi menjadi MB OPSISLUR UPK TIMOR dan MSB K3L dan KAM UIW NTT. Dan sekarang Dia sudah menjadi Manajer Transmisi PLN Batam.

BACA JUGA:  Gas di Balik Terangnya Batam, Mengintip Kerja PLTGU Tanjung Uncang

Inilah sekilas pembukaan dari materi yang disamapikan Affandi dari pihak PLN Batam dalam acara Pelatihan Jurnalistik SMA/SMK bekerja sama dengan media Posmetro Batam, yang digelar di SMA N 20, Kamis (10/9) lalu.

Affandi memaparkan masalah kelistrikan Dalam sesi pemberian materi. Affandi menjelaskan soal perjalanan Listrik. Dipaparkannya, aliran listrik hindda sampai ke rumah kita, itu melalui Pembangkit, Trafo, Transmisi, Gardu dan Distribusi.

“Urutannya sangat sederhana mulai dari tempat proses nya sampai ke Rumah kita yakni, dibuat, dinaikkan, dikirim, diturunkan, lalu dipakai,” tuturnya menjelaskan.

Dipaparkan Affandi, pada 2015 hingga 2024 Pertumbuhan Organik yaitu sekitar 6,4% per tahun nya. Terjadi beban puncak industri konvesional 690 MW pada Tahun 2024.

BACA JUGA:  Soroti Oknum Imigrasi & Calo Paspor Gentayangan

“Proyeksi RUPTL 2025 hingga 2034 yakni, Era Hyper-Growth: Lonjakan 10,69% per tahun, Beban melampaui 6 GW,” kata Affandi.

Diuraikan Affandi, kebutuhan energi di kawasan KEK Nongsa Digital Park lebih banyak dibandingkan dengan KEK Kabil.

“Beban Puncak Batam 2024 (690 MW), Proyeksi KEK Nongsa (1.075 MVA). Skenario Hijau pada Tahun 2024-2034 sangat kurang menyakinkan,” ujarnya menjelaskan.

Dalam pemaparan Affandi yang digambarkan dalam bentuk infografis tertulis: Realitas Batu Bara pada Tahun 2024 sekitar 15,86%, EBT/Surya 0,11%, Gas 83,94% menggunakan banyak gas pada Tahun tersebut. Target RUPTL Tahun 2034 EBT 29,4%, Batu Bara 19,8%, Gas 50,8%.

Affandi juga menjelaskan, baterai merupakan peran utama dalam sebuah pemakaian listrik. Baterai bisa disalurkan pada Panel Surya atau pun Pembangkit Listrik Orkestrasi Eksekusi pada Tahun 2025-2034 memiliki 3 fase atau tahapan. Fase 1 mencakup Penetrasi Awal pada Tahun 2025-2028. Tahun 2025 PLTS Tembesi (35t MW), Implementasi awal BESS tersebar sekitar 15 MW-100 MW untuk stabilitasi lokal, kontruksi SUTT 150 kV KEK Nongsa dan Kabil.

BACA JUGA:  Dua Sesi Inovasi dan Literasi untuk Batam Masa Depan Pelatihan Jurnalisme Singkat Penuh Makna

Fase 2 yaitu Interkoneksi & Esklasi (2029-2032). 2031 beroperasi SUTET 275 Kv dan Kabel Bawah Laut Sumatera, Injeksi masif impor daya bersih (700 MW) dan Akselerasi kapasitas BESS mencapai >200 MW kumulatif. Fase yang ke 3 (2033-2034) kematangan Sistem Cerdas.

Penyelesaian target bauran EBT 29,4%, Sistem terpadu adapatif melayani beban hiper 6 GW dengan keseimbangan Intersia Sinentik dan IKS terjamin penuh.


Tiga Tahapan Batam Menuju Perkembangan Teknologi Canggih di Masa Depan, Ekonomi Digital Terjamin, Harmoni VRE dan Keandalan dan Transmisi Berpusat Manusia.(*)

(Natalia Aulin Padamani Siswi SMA Negeri 20 Batam, kelas Fase E Mahavira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *