Zainul Munasichin Anggota Komisi IX DPR RI Minta BGN Tak Tunda Operasional SPPG di Daerah 3T

94
Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (8/7/2026). (Foto: DIP/Mahendra)

Karimun, Posmetrobatam.co: Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengoperasionalkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah selesai dibangun di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Menurutnya, percepatan operasional SPPG penting agar masyarakat di wilayah kepulauan segera merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan Zainul saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (8/7/2026), dalam rangka meninjau kesiapan pelaksanaan Program MBG.

Dalam peninjauan tersebut, Zainul menyoroti SPPG di Kecamatan Pulau Buru, Desa Tanjung Utan, yang telah rampung dibangun dan bahkan telah melalui proses appraisal oleh Badan Gizi Nasional sejak Januari 2026. Namun, hingga kini fasilitas tersebut belum juga dioperasikan.

BACA JUGA:  JCH Kloter 1 Embrakasi Batam Berangkat ke Tanah Suci

“Di sini sudah berdiri dapur SPPG yang sudah 100 persen, bahkan sudah di-appraisal oleh Badan Gizi Nasional pada bulan Januari yang lalu. Tetapi setelah enam bulan berlalu, belum ada tindak lanjut dari pihak Badan Gizi Nasional,” ungkapnya.

Menurut Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, seluruh sarana dan prasarana pendukung telah memenuhi persyaratan sehingga tidak ada alasan untuk menunda operasional SPPG. Ia mengingatkan, keterlambatan tersebut berpotensi menghambat pemerataan manfaat Program MBG, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis lebih besar dibandingkan daerah lain.

Zainul mengungkapkan, di Provinsi Kepulauan Riau terdapat sekitar 151 SPPG yang telah siap beroperasi. Sementara itu, di Kabupaten Karimun terdapat sekitar 15 dapur SPPG di wilayah 3T yang juga telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan.

BACA JUGA:  Waspada Potensi Banjir Rob di Kepri sampai 4 Maret

“Kita berharap dapur-dapur seperti ini segera dioperasionalkan, karena di Kepulauan Riau sendiri ada kurang lebih 151 SPPG yang sudah siap beroperasi. Sementara di Kabupaten Karimun terdapat sekitar 15 dapur 3T yang juga telah siap,” tegasnya.

Karena itu, Zainul meminta Badan Gizi Nasional segera mengambil langkah konkret agar fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung percepatan implementasi Program MBG di wilayah 3T.

“Oleh karena itu kami berharap ini segera dioperasionalkan oleh Badan Gizi Nasional. Tidak perlu menunggu terlalu lama dan tidak perlu mencari skema-skema lain karena seluruh fasilitas sudah siap untuk beroperasi,” ujarnya.(dip/ssb/www.dpr.go.id)