Penyandang Disabilitas, Ayo Berkarya dan Berdaya

Nur Mar’ah, Ketua Panitia Acara Pelatihan Ketrampilan Khusus Penyandang Disabilitas.Foto: ist

Pinang, Posmetrobatam.co: Dengan keterbatasan diri yang ada, bukan berarti harus menyerah. Pesan inspiratif dan memotifasi ini, disampaikan Ketua Panitia Acara Pelatihan Ketrampilan Khusus Penyandang Disabilitas, Nur Mar’ah, pada Posmetrobatam.co, Jumat, 18 September 2026.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri, termasuk penyandang disabilitas. Semangat inilah yang menjadi bagian dari program pelatihan keterampilan khusus bagi penyandang disabilitas, untuk usia 17 hingga 35 tahun yang digelar oleh Yayasan Bening Talenta Gemilang,” Pelatihan ini dirancang sebagai ruang belajar yang inklusif, menyenangkan, dan penuh dukungan. Para peserta tidak hanya diajak mempelajari keterampilan baru, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas serta membangun kepercayaan diri agar semakin mandiri.

Sejumlah keterampilan yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari merajut, makrame, membuat aksesoris dari manik-manik, recycling, menyulam, hingga ekoprint.

BACA JUGA:  Bintan Usul Dibangun 12 Kampung Nelayan Merah Putih, Kadis Bilang Dua Saja Dah Cukup

Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi peserta untuk menemukan dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Dari tangan-tangan kreatif para peserta, bahan sederhana dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai seni dan manfaat.

Pelatihan ini terbuka bagi penyandang disabilitas berusia 17-35 tahun yang memiliki minat untuk belajar dan berkarya. Peserta juga diharapkan bersedia mengikuti rangkaian pelatihan hingga selesai. Pendaftaran sampai saat ini masih dibuka, dari tanggal 3-30 September mendatang.

Nanti, agendanya akan dilaksanakan di di Unique Talent School, Perum Bukit Indah Lestari, Blok C, Lorong 4 Nomor 40, Tanjungpinang. Panitia pelaksana dapat dihubungi melalui Nur Mar’ah di nomor 0812-7004-2478.

Melalui program ini, Yayasan Bening Talenta Gemilang ingin menghadirkan lingkungan belajar yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya.

BACA JUGA:  Hingga Oktober, 177 Penyandang Disabilitas Bekerja pada 33 Perusahaan di Batam

Lebih dari sekadar belajar membuat kerajinan, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk membangun keberanian, kemandirian, dan keyakinan bahwa setiap individu memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan.

Dengan suasana belajar yang inklusif dan dukungan yang diberikan selama proses pelatihan, para peserta diharapkan dapat membawa pulang bukan hanya keterampilan baru, tetapi juga pengalaman dan semangat untuk terus berkarya.

Ditambahkan Nur, sejauh ini, baru sekitar belasan orang yang mendaftar. Pihaknya mengaku sangat kesulitan mencari peserta. Padahal, pelatihan yang diadakan ini, gratis. Tidak dipungut biaya sama sekali, oleh panitia.

Ditambahkan Nur, masih ada beberapa waktu untuk mendaftar, jika memang tertarik ikut pelatihan ini.

Satu hal yang membanggakan, dan panitia jadi bersemangat, ada peserta yang masih berstatus pelajar, juga ikut tertarik untuk mengikuti pelatihan ini.

BACA JUGA:  Sebagai Warga Taat Hukum dan Aturan Nyanyang Penuhi Panggilan Bawaslu Untuk Klarifikasi Acara BBM

“Intinya, pelatihan ini terbuka untuk penyandang disabilitas, yang mau belajar berkarya dan mandiri serta berdaya. Kita berikan pelatihan, agar mereka punya bekal untuk menghasilkan karya yang luar biasa,” tandasnya.(aiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *