Bupati Natuna Sampaikan Aspirasi Masyarakat Ke Kemenhub, Dorong Penurunan Tarif Tiket Dan Penambahan Rute Penerbangan

81
Audiensi Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Natuna, Posmetrobatam.co: Pemerintah Kabupaten Natuna terus memperjuangkan peningkatan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui audiensi Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam memperkuat konektivitas transportasi udara yang memiliki peran strategis bagi kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik, pengembangan pariwisata, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Natuna menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Dua isu utama yang dibahas meliputi tingginya harga tiket pesawat menuju dan dari Natuna serta perlunya penambahan rute penerbangan guna meningkatkan aksesibilitas wilayah kepulauan.

BACA JUGA:  Semarak 17 Agustus, Lanud Raden Sadjad Natuna Gelar Lomba Meriah di Pantai Nirwana

Menurut Bupati, transportasi udara merupakan salah satu moda transportasi vital bagi Kabupaten Natuna yang berada di kawasan terdepan Indonesia. Namun demikian, tingginya biaya perjalanan udara masih menjadi kendala bagi masyarakat, dunia usaha, maupun sektor pelayanan publik.

“Transportasi udara merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Natuna. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap tingginya harga tiket pesawat sehingga masyarakat memiliki akses transportasi yang lebih terjangkau dan aktivitas ekonomi daerah dapat terus berkembang,” ujar Cen Sui Lan.

Ia menjelaskan bahwa mahalnya tarif penerbangan tidak hanya memengaruhi mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap meningkatnya biaya distribusi barang dan jasa. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi daerah apabila tidak segera mendapatkan solusi.

BACA JUGA:  Menyusuri Hutan Mangrove di Desa Wisata Toapaya Selatan Pengalaman Tak Terlupakan

Selain mendorong evaluasi kebijakan tarif penerbangan, Pemerintah Kabupaten Natuna juga mengusulkan penambahan rute penerbangan menuju Natuna. Penambahan konektivitas udara dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat, mendukung sektor pariwisata, memperlancar aktivitas perdagangan, serta memperkuat peran Natuna sebagai wilayah strategis di kawasan perbatasan negara.

Bupati menegaskan bahwa penguatan jaringan transportasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di daerah kepulauan.

Dengan tersedianya pilihan rute penerbangan yang lebih banyak dan biaya transportasi yang lebih kompetitif, diharapkan mobilitas masyarakat maupun arus barang dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap hasil audiensi bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan transportasi udara, khususnya bagi daerah kepulauan dan perbatasan.

BACA JUGA:  Operasi Keselamatan Seligi 2026 di Natuna Tanggal 2 hingga 15 Februari

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, diharapkan sistem transportasi udara menuju Natuna semakin baik, baik dari sisi keterjangkauan tarif maupun peningkatan konektivitas. Langkah tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Natuna.(*/diskominfonatuna)