Cina, Korsel dan Australia Mulai Evakuasi Warganya dari Timur Tengah

19

Posmetrobatam.co: Perang diperkirakan akan terus berlanjut. Sejumlah negara Asia pun mengevakuasi warganya dari Timur Tengah di tengah konflik bersenjata antara AS-Israel dan Iran, kantor berita Xinhua melaporkan Sabtu (7/3).

Lebih dari 260 warga Cina telah menyeberang ke Azerbaijan melalui rencana evakuasi yang dikoordinasikan oleh kedutaan besar negara itu di Iran.

Korea Selatan (Korsel) telah memindahkan 65 warganya dari Qatar ke Arab Saudi, sedangkan 41 lainnya meninggalkan Yordania melalui penerbangan komersial dengan bantuan kedutaan di Amman. Sisanya dievakuasi dari Kuwait, Bahrain, Israel, dan Irak ke negara-negara tetangga.

Korsel juga berencana menyewa pesawat 290 kursi dari Etihad Airways untuk membawa pulang warga yang terjebak di Uni Emirat Arab (UEA) lewat Abu Dhabi pada Minggu (8/3), menurut Yonhap News.

Mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri, kantor berita itu melaporkan sekitar 3.000 warga Korsel terjebak di UEA karena gangguan penerbangan.

BACA JUGA:  Warga Gaza Menyambut Ramadan di Antara Reruntuhan Bangunan dan Kelaparan

Sementara itu, warga negara Australia di Timur Tengah diminta untuk meninggalkan kawasan tersebut dengan menggunakan penerbangan komersial yang tersedia.

Ketegangan terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan pada Sabtu (28/2) pekan lalu terhadap Iran, yang menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi, dan pejabat militer senior.

Iran telah membalas dengan serangan gencar yang menargetkan pangkalan AS, fasilitas diplomatik, dan personel militer di seluruh wilayah, serta beberapa kota di Israel.
Sumber: Anadolu