Diamanahkan jadi Ketua BWI Batam, Buralimar Bertekad Himpun Potensi Wakaf

450

Batam, Posmetrobatam.co: Buralimar diamanahkan menjadi Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batam masa jabatan 2025 – 2028. Jabatan ini dikuatkan dengan Keputusan Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia nomor
058/BWI/P-BWI/2025 tanggal 15 Mei 2025. Ada 11 orang pengurus dan 3 orang dewan pertimbangan yang diketuai oleh H Firmansyah.

Untuk diketahui, BWI Kota Batam sudah ada sejak tahun 2005 dengan pergantian pengurus silih berganti.

“Alhamdulillah, tahun ini terbentuk kepengurusan baru untuk melaksanakan beberapa tugas sesuai Peraturan Badan Wakaf Indonesia,” ujar Buralimar.

Adapun tugas BWI Batam antara lain, melaksanakan kebijakan yang telah dibuat, pembinaan terhadap nazhir (pengelola/pengawas) dalam mengembangkan harta benda wakaf, pengelolaan tanah wakaf, dan tugas-tugas lain yang dilimpahkan BWI Pusat dan Provinsi.

Dalam rapat awal yang dihadiri beberapa pengurus dan dewan pertimbangan ada kegiatan program yang harus dikejar seperti pengajuan dana operasional ke Kemenag RI, mengaktifkan dan merenovasi sekretariat BWI yang ada, mempersiapkan pelantikan, membuat program kerja, mengefektifkan tugas dan fungsi badan pelaksana yang terdiri dari divisi pembinaan nazhir dan pengelolaan wakaf, divisi humas sosialisasi dan literasi, divisi kerjasama kelembagaan dan advokasi, divisi pendataan sertifikasi dan ruislagh, serta divisi pengawasan dan tata kelola.

BACA JUGA:  Pemko Batam Diminta Perbanyak Atraksi Guna Tarik Wisatawan

“Walaupun belum dilantik, BWI Kota Batam bergerak cepat melakukan sosialisasi dan mencari potensi wakaf dalam bentuk wakaf harta tak bergerak, rumah, ruko bangunan, wakaf uang dan bentuk wakaf lainnya sesuai peraturan perundangan,” ujarnya.

Menurut Buralimar, potensi wakaf di Kota cukup besar, dan nantinya BWI akan bekerjasama saling mendukung dengan beberapa organisasi lain seperti BAZNAS, dewan masjid, FKUB, IPHI, dan juga organisasi Muhammadiyah dan NU. “Semuanya bertujuan untuk pemberdayaan dan peningkatan perekonomian dan usaha produktif ummat,” imbuhnya.

Buralimar yang disapa kalangan media dengan Bang Bur menambahkan bahwa penduduk kota Batam di medio 2024 ada 1,2 juta lebih. Umat Islam ada 900 jiwa lebih.

BACA JUGA:  Batam Perkuat Infrastruktur Persampahan, Li Claudia Pantau Pembangunan TPS BIN Tertutup

“Jika potensi ini digarap dengan baik dan cerdas misalnya jika satu jiwa mewakafkan hartanya dalam bentuk uang Rp10 ribu saja setahun akan terkumpul Rp 9 miliar, 30 persen saja efektif akan terkumpul Rp 3 miliar, kali 3 tahun (selama periode kepengurusan BWI) akan terkumpul Rp 9 milliar. Itu belum termasuk wakaf tanah, dan harta lainnya,” jelasnya.

Dana yang terlumpul nantinya di samping untuk ekonomi produktif juga membantu masyarakat kurang mampu dalam bidang pendidikan kesehatan dan lainnya.
Kota Batam boleh dikatakan sebagai promotor pembentukan Badan Wakaf, karena sebelum adanya BWI secara nasional tahun 2004 telah ada Badan Wakaf Batam sifatnya lokal dan telah mempunyai beberapa aset seperti ruko dijadikan sekretariat dan klinik bersalin.

“Doakan kami bisa bekerja maksimal. Ini tantangan tersendiri karena BWI Kota Batam adalah Perwakilan BWI Pusat tidak se-otonom lembaga lainnya,” katanya.

BACA JUGA:  Direktur Utama PELNI Tinjau Kesiapan KM Nggapulu Layani Angkutan Nataru 2025/2026

Harapan lain adalah adanya dukungan pemerintahan Kota Batam agar BWI lebih diberdayakan dan bisa berbuat maksimal untuk umat dan masyarakat Kota Batam ke depan. Wakaf saat ini tidak sekuat badan zakat infak sedekah yang mempunyai dasar hukum yang kuat secara keagamaan.

“Wakaf berdasarkan salah satu hadits yang mengatakan bahwa apabila anak Adam meninggal terputuslah amalnya kecuali doa anak yang saleh, ilmu yang bermanfaat dan sadakah jariah. Sadakah jariah inilah identik dengan wakaf dan pahalanya mengalir terus menerus dari hidup sampai nanti di alam kubur,” sebutnya.

Selagi harta wakaf dinikmati orang lain, maka pahalanya akan terus mengalir sampai nanti ke alam barzah. Maka BWI Kota Batam membuat Tagline “ Wakaf, pahalanya mengalir tiada akhir”.

Buralimar berharap dukungan semua lapisan masyarakat terutama umat Islam agar BWI Kota Batam bisa berfungsi maksimal untuk kebaikan dan kemaslahatan umat.(chi)