Pegadaian Ajak Mahasiswa Andalas Bangun Masa Depan Lewat Literasi Keuangan dan Investasi Emas

69

Posmetrobatam.co: PT Pegadaian (Persero) mengajak generasi muda menyiapkan masa depan sejak dini melalui literasi keuangan, peningkatan kompetensi, dan perencanaan finansial. Ajakan itu disampaikan dalam CEO Talks di Universitas Andalas, Senin (29/6/2026).

Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas, menegaskan generasi muda harus siap menghadapi perubahan di era digital. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan prestasi akademik, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan dan mengambil keputusan finansial sejak dini.

“Dunia kerja terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, generasi muda harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, adaptif, dan bijak mengelola keuangan. Prinsipnya, beli masa depan dengan harga hari ini, yaitu mulai berinvestasi dan merencanakan masa depan dari sekarang,” ujar Ismail.

BACA JUGA:  Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekan Baru Per 31 Januari 2026

Ia juga mendorong mahasiswa membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak menerima penghasilan pertama. Langkah tersebut dapat dimulai dengan menyiapkan dana darurat, menyusun skala prioritas, serta memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai tujuan jangka panjang.

Melalui tema “Inovasi Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan: Peran Strategis Pegadaian dalam Pemberdayaan Masyarakat”, CEO Talks menjadi wadah kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap transformasi sektor jasa keuangan.

Komitmen Pegadaian memperluas literasi dan inklusi keuangan juga diwujudkan melalui inovasi digital. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 1.000 peserta mengunduh aplikasi Tring! by Pegadaian dan langsung membuka Tabungan Emas sebagai langkah awal memulai investasi sebelum memasuki dunia kerja.

BACA JUGA:  Dimana Lagi Gadai Emas Bisa Dapat Goldback? Ya di Pegadaian Aja

Pegadaian berharap program ini melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi, cerdas mengelola keuangan, dan siap berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.(*/hbb)