6 Agenda Wisata Unggulan Kepri pada Juli 2026, Diantaranya Festival Durian Bentan

18

Kepri, Posmetrobatam.co: Pemprov Kepri menyiapkan 6 agenda wisata unggulan sepanjang Juli 2026 guna menarik kunjungan wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara (Wisman).

Kegiatan wisata yang terangkum dalam kalender event itu menyajikan agenda budaya, olahraga, religi, lingkungan, serta wisata kuliner untuk memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya dan bahari.

“Berbagai kegiatan wisata ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik destinasi, mendorong pergerakan wisatawan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di daerah,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan, Selasa (30/6).

Hasan memaparkan agenda wisata periode Juli diawali Kenduri Seni Melayu 2026 yang digelar pada 2-5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Kota Batam.

BACA JUGA:  Potensi Cuaca Bervariasi di sejumlah Wilayah pada Minggu, Kepri Terpantau Berawan

Kegiatan ini menghadirkan pertunjukan seni tradisional, permainan rakyat, kuliner Melayu, serta penampilan seniman dari Indonesia dan Malaysia, sekaligus memperkuat jejaring kebudayaan serumpun.

Pada waktu yang sama, menurut dia, Kabupaten Karimun menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Kepri yang berlangsung pada 2-8 Juli 2026.

Ajang olahraga pelajar ini menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus momentum mempererat semangat kebersamaan antardaerah di Kepri.

Kemudian, Kota Tanjungpinang menjadi lokasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepri pada 4-9 Juli 2026. Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas budaya Melayu yang tumbuh seiring dengan kehidupan masyarakat.

Berikutnya, kegiatan pelestarian lingkungan melalui Ocean Clean Up yang akan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Nirwana Garden, Bintan, dengan melibatkan masyarakat, komunitas, pelaku industri pariwisata, dan wisatawan dalam aksi bersih pantai serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

BACA JUGA:  Suhadi Dianugerahi Gelar Pangeran Anom dari Kerajaan Mempawah Kalbar

Selanjutnya, Festival Mandi Safar akan diselenggarakan pada 20 Juli 2026 di Desa Mantang Baru, Bintan. Tradisi masyarakat Melayu ini bagian dari warisan budaya yang terus dipertahankan dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Festival itu akan diisi dengan prosesi adat Mandi Safar, arak-arakan budaya, pertunjukan kesenian tradisional, bazar kuliner, serta berbagai aktivitas masyarakat yang mencerminkan kekayaan budaya Melayu pesisir.

Hasan melanjutkan, rangkaian kalendar event Juli 2026 akan ditutup dengan Kenduri dan Festival Durian Bentan 2026 yang berlangsung pada 26 Juli 2026 di Lapangan Bola Gunung Bintan.

“Festival ini memadukan wisata kuliner, budaya, dan alam melalui kegiatan trekking, pertunjukan tari tradisional, silat Melayu, panggung hiburan, bazar produk lokal, pasar durian segar dan olahan, serta promosi potensi wisata Gunung Bintan,” ujar Hasan.

BACA JUGA:  Misteri Kampung Sidorejo Desa Sri Bintan (Bagian II)

Hasan optimistis penyelenggaraan berbagai agenda wisata periode Juli 2026 bisa mendongkrak target kunjungan wisman Kepri yang mencapai target 2,7 juta pada tahun ini.

Berdasarkan data BPS, tingkat kunjungan wisman Kepri sepanjang Januari-April 2026 tembus 626.278 orang, atau tumbuh 12,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.(ant)