Batam, Posmetrobatam.co: Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Pangeran Anom H Suhadi ST bersama jajaran pengurus, resmi dilantik di Ball Room Golden Prawn, Bengkong, Minggu (23/11).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar (PP-KBB) Sa-Dunia, H. Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, anggota DPD RI Ria Saptarika, Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai daerah.
Ketua KBB Kepri Pangeran Anom H. Suhadi menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi awal bagi pihaknya untuk memperkuat organisasi dan menyusun program kerja jangka pendek maupun jangka panjang.
“Rangkaian pelantikan KBB Kepri telah selesai. Tadi saya dilantik langsung oleh Ketua DPP Paman Birin. Beliau berpesan agar warga Banjar di Kepri selalu menjaga harmonisasi kehidupan berbangsa di daerah yang penuh keberagaman ini,” ujarnya.
Suhadi menambahkan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan kepengurusan baru adalah konsolidasi organisasi, pembentukan struktur lengkap, serta penyusunan program kerja empat tahun ke depan yang selaras dengan pemerintah provinsi.
“Pesan dari Ketua DPP sangat jelas, kita harus menjaga kerukunan, kedamaian, dan ikut mendukung stabilitas pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau,” ujar dia lagi.
Ketua Umum PP-KBB Sa-Dunia, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, menyampaikan selamat kepada Ketua fan pengurus KBB Kepri yang sudah dikukuhkan dan sejalan dengan program pemerintah daerah.
“Selamat kepada Pangeran Anom Suhadi dan pengurus lainnya, semoga KBB ini menjadi eadah bagi warga Banjar di Kepri dan mendukung program-program Pemerintah Kepri,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan di Kepri yang dikenal sebagai provinsi heterogen.
“Kepri adalah provinsi yang sangat majemuk, dengan berbagai suku, adat, budaya, dan agama. Sejak dulu wilayah ini menjadi pusat kegiatan ekonomi, sehingga banyak penduduk dari berbagai daerah menetap dan membangun kehidupan di sini. Meski heterogen, kita bersyukur masyarakat Kepri mampu hidup rukun dan damai,” kata Ansar.
Ia berharap KBB Kepri dapat berperan aktif menjaga keharmonisan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Kita di Kepri bisa hidup rukun dan damai selama ini itu yang kita jadikan sebagai modal untuk membangun Provinsi Kepri dari waktu ke waktu,” ucap Ansar.(hbb)









