Jujitsu Batam Sapu Bersih Lima Emas di Porprov Kepri VI, Capai Target

Batam, Posmetrobatam.co; Kontingen jujitsu Kota Batam tampil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI 2026 di Tanjungpinang. Batam memborong seluruh lima medali emas dari lima kelas yang dipertandingkan, sekaligus memenuhi target yang dipatok sebelum kompetisi.

Pertandingan cabang olahraga (cabor) jujitsu berlangsung di Vihara Avalokitesvara Graha, Tanjungpinang, Sabtu (7/11). Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kepri, Syawaludin, membuka secara resmi pertandingan tersebut.

Saat penutupan hadir Ketua Koni Kepri Usep, Wakil Ketua Koni Batam Rinaldi Sanjaya, Wakil Ketua Kontingen Zulkanain, Ketua Pengurus Cabang Jujitsu Kabupaten/Kota Kepri, Ketua Pelaksana Porprov Kepri Cabor Jujitsu Oktarian dan Kepala Badan Kesbangpol Kota Tanjungpinang Samsudi

Ketua PBJI Kota Batam, Muhammad Fajar Aulia Akbar, mengaku bangga atas perjuangan para atlet yang mampu menuntaskan target tanpa kehilangan satu pun medali emas.

“Alhamdulillah, semua kelas kami sapu bersih sesuai target. Jujitsu Batam membawa pulang lima emas. Ini pencapaian luar biasa,” kata Fajar didampingi Manajer Kontingen Jujitsu Batam Habibi dan pelatih Ryan Muhammad Farizal di lokasi pertandingan.

Fajar menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari persiapan atlet, termasuk pemusatan latihan atau training center (TC) menjelang Porprov. Ia juga mengapresiasi dukungan KONI Batam yang membantu kebutuhan tim selama persiapan.

BACA JUGA:  Pemko Batam Terapkan WFA, ASN Diminta Tetap Maksimalkan Layanan Publik

Menurutnya, KONI Batam memberikan kemudahan dalam proses pengajuan anggaran TC sehingga tim dapat memaksimalkan persiapan.

“Kami berterima kasih atas dukungan KONI Batam. Ketika mengajukan dana TC untuk Porprov, prosesnya tidak dipersulit. Kebutuhan yang kami ajukan langsung disetujui dan dana tersebut kami manfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Atlet yang memperkuat kontingen Batam berasal dari sejumlah dojo, yakni Dojo Kenzo di Piayu, Dojo Kenacha di kawasan M2, dan Dojo Bhatara.

Terkait apresiasi atas keberhasilan memborong lima emas, Fajar menyebut Pemko Batam sempat menyampaikan kemungkinan pemberian bonus saat pelepasan kontingen. Namun, hingga pertandingan berakhir, pihaknya belum menerima kepastian mengenai besaran bonus.

“Memang saat pelepasan ada disampaikan kemungkinan pemberian bonus. Namun, untuk besarannya belum kami pastikan,”katanya.

Ketua Umum Pengprov PBJI Kepri, Rozi Juhendra, turut mengapresiasi pencapaian kontingen Batam. Ia menilai persaingan jujitsu di Kepri semakin berkembang, meski Batam masih mendominasi kekuatan daerah.

Menurut Rozi, atlet jujitsu Kepri juga memiliki rekam jejak prestasi di tingkat nasional. Pada PON 2024 di Sumatera Utara, jujitsu Kepri menyumbangkan satu medali perak dan satu perunggu.

BACA JUGA:  DPRD Batam Umumkan PAW Wakil Ketua III, Muhammad Yunus Muda Gantikan Hendra Asman

“Batam menyapu bersih lima emas. Jujitsu Kepri juga sudah mampu bersaing di berbagai kejuaraan nasional dan langganan masuk final. Bahkan, pada PON 2024 lalu kita menyumbangkan satu perak dan satu perunggu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan jujitsu di daerah lain mulai berkembang. Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga kini mulai menunjukkan persaingan dengan Batam.

Secara keseluruhan, pertandingan resmi jujitsu Porprov Kepri VI mempertandingkan lima kelas putra dengan melibatkan 20 atlet. Tiga kabupaten dan kota mengirimkan atlet secara lengkap, sedangkan Natuna dan Kepulauan Anambas tidak berpartisipasi.

Panitia memperebutkan lima medali emas, lima perak, dan 10 perunggu. Setiap kelas menyediakan dua medali perunggu melalui sistem juara tiga bersama.

Selain pertandingan resmi, panitia juga menggelar lima partai ekshibisi yang melibatkan 30 atlet. Hasil pertandingan tambahan tersebut tidak masuk dalam perhitungan klasemen KONI kabupaten dan kota.

Rozi mengatakan seluruh pertandingan berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Panitia juga memindahkan venue dari lokasi awal ke arena pertandingan taekwondo untuk menjamin keselamatan atlet.

“Kami meminta perpindahan venue karena lokasi sebelumnya memiliki banyak tiang sehingga kurang aman bagi atlet. Secara keseluruhan panitia sudah bekerja maksimal dan pertandingan berjalan tanpa kendala berarti,” ucapnya.

BACA JUGA:  Bapenda Kepri Jemput Bola, Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa di Mal

Kelima medali emas tersebut diraih di kelas putra -48kg, -56kg, -62kg, -77kg, dan -85kg. Atlet yang menyumbangkan emas adalah Kenzie Aryasatya Ayazi (kelas -48kg), Wilhelmus Galang (-56kg), M Andika Juliansah (-62kg), Tomi Riono (-77kg), dan M Akbar Pratama (-85kg).

Sementara untuk atlet Cabor Jujitsu Kota Batam Muhammad Danang Yoga Gunawan (kelas–69kg), Prudencio Quiroz (kelas-52kg), Maitsa Ananda (kelas-48kg), Nathaniella Beby Soputan (kelas-52kg), dan Airin Ayundapati (kelas-57kg).(hbb)

Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *