Geopark Nasional Natuna Dikenalkan ke Murid SD 

Natuna, Posmetrobatam.co: Upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna melibatkan satuan pendidikan melalui pengenalan Geopark Nasional Natuna kepada peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna, Ilham Kauli di Natuna, Sabtu (31/10) mengatakan, upaya tersebut dilakukan melalui penerbitan Surat Edaran Nomor 400.3.1/338/DISDIKBUD-UP1/X/2026 tentang Sosialisasi dan Pengenalan Geopark Nasional Natuna di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Melalui surat edaran tersebut, sekolah diarahkan untuk memperkenalkan Geopark Nasional Natuna melalui berbagai kegiatan, mulai dari pembiasaan harian, upacara bendera, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), hingga penyisipan materi Geopark dalam mata pelajaran yang relevan.

Selain itu, satuan pendidikan didorong mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler dan ko-kurikuler, kunjungan edukasi ke sejumlah geosite, serta muatan lokal bertema Geopark sesuai dengan kemampuan peserta didik.

BACA JUGA:  Warga Kepri Diimbau Jangan Tergiur Tawaran Kerja Nonprosedural, Tanyakan Dulu ke BP3MI

Ilham menjelaskan Geopark memiliki tiga unsur utama, yakni geodiversity (keragaman geologi), biodiversity (keragaman hayati), dan cultural diversity (keragaman budaya). Ketiga unsur tersebut perlu dikenali, dijaga, dan dilestarikan oleh masyarakat, termasuk melalui lingkungan pendidikan.

Sebagai salah satu bentuk pengenalan dan pelestarian unsur budaya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Ranai Darat menggelar Pawai Budaya pada Sabtu pagi, dengan melibatkan seluruh siswa.

Pengenalan unsur Geopark Nasional Natuna kepada pelajar merupakan salah satu bentuk dukungan Pemkab Natuna untuk mendapatkan pengakuan UNESCO Global Geopark.

“Pada Geopark ada unsur geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity. Kita tidak hanya melihat, tetapi juga bisa menjaga dan melestarikan,” ucapnya.

Pawai Budaya tersebut dilepas langsung oleh Kepala Disdikbud Natuna Ilham Kauli di halaman SDN 007 Ranai Darat. Sebanyak 320 siswa dari 15 kelas turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA:  Tidak Semua Murid SD dan SMP di Batam Diberi Seragam Sekolah Gratis, Ini Penjelasan Disdik

Pawai dimulai dari SDN 007 Ranai Darat, melintasi Masjid Ibnu Salim Ranai Darat, kemudian kembali ke halaman sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengenakan pakaian adat serta busana yang mencerminkan berbagai profesi masyarakat lokal.

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk membentuk karakter peserta didik agar menghargai budaya, menjunjung tinggi sopan santun, serta menghormati guru, orang tua, dan sesama teman.

“Dari pemahaman itu, tentunya akan muncul sifat dan sikap integritas sebagai jati diri anak bangsa, sehingga memahami berbagai persoalan yang ada di masyarakat dengan melihat berbagai keragaman budaya,” katanya.(ant)

Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0
BACA JUGA:  Kepri Mulai Lakukan Pemutakhiran Data 238.608 Keluarga, Ini Tujuannya...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *