Jalan di Bawah Hotel Vista Makin ‘Gembung’, Diduga Akibat Cut and Fill Bukit Vista

Proyek cut and fill di bukit Hotel Vista (atas) dan kondisi jalan yang gembung. Foto: posmetrobatam.co/waw.

Batam, Posmetrobatam.co: Jalan di bawah Crown Vista Hotel, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubukbaja, Batam kembali terangkat atau menonjol (gembung). Jalan yang sebelumnya datar kini jadi tinggi sebelah.

Akibatnya, kendaraan yang melintas di atasnya akan miring. Tak jarang menyebabkan kemacetan karena pengendara memelankan kendaraannya, bahkan ada mobil mogok di jalan tersebut.

Diduga kuat jalan yang baru disemen itu terangkat lagi karena disebabkan tekanan tanah bekas pemotongan dan urug (cut and fill) bukit yang berada di samping Hotel Vista. Tanah potongan lahan itu ditimbun di sekitar hotel dan berpotensi longsor jika turun hujan.

Tampak batu miring yang dibangun di area timbunan tanah itu roboh. Terkesan bangunan batu miring itu asal dibangun. Pasalnya struktur betonnya terkesan rapuh sehingga tidak dapat menahan kontur tanah yang diperkirakan labil.

BACA JUGA:  Sejak Pengoperasian STS Crane, Kegiatan Bongkar Muat Semakin Efektif

“Tanah timbunan itu lembek pak,” kata seorang pekerja di lokasi, Rabu (9/9).

Namun pekerja yang enggan menyebutkan namanya itu mengatakan, pengerjaan lahan baru di bukit samping Crown Vista Hotel masih berlanjut. “Kalau (pengerjaan lahan baru) di atas masih bekerja pak,” ujarnya.

Pantauan di lokasi pada Rabu pagi, jalan tersebut disemenisasi untuk keduakalinya medio April 2026, namun dua bulan kemudian sekitar Juni jalan tersebut gembung atau menonjol di sisi kanan, hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan.

Selain jalan yang semakin gembung, pipa air di sekitar juga kena imbas pergerakan tanah. Sejumlah pekerja tampak memperbaiki dan melakukan pemasangan pipa baru yang ukurannya cukup besar. Perbaikan pipa ini sudah yang dua kalinya. Sebelumnya kerusakan pipa yang diduga kuat akibat tekanan dari timbunan tanah bukit itu sudah diperbaiki, yang sebelumnya pipa itu ditanam, lalu dipasang di atas tanah.

BACA JUGA:  Pasokan Pertalite Sempat Tersendat di Batam, Pertamina Sebut Pemeliharaan Mobil Tangki

Beberapa waktu lalu, pengerjaan pemotongan lahan bukit di samping Hotel Vista dihentikan sementara untuk melengkapi perizinan. Tak lama kemudian proyek tersebut kembali beroperasi masif setelah disinyalir memperoleh perizinan termasuk Amdal atau UKL-UPL dari Dinas DLH Kota Batam.

“Kalau proyek cut and fill di Hotel Vista ada izinnya patut dipertanyakan. Apakah pemda dan dinas terkait sudah mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan, terlebih warga sekitar dan Kota Batam umumnya,” ujar Subair, warga sekitar lokasi.(waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *