Turnamen Catur Firdaus Cup Perdana Sukses Digelar, Lahirkan Pecatur Berprestasi

Batam, Posmetrobatam.co: Turnamen Catur Firdaus Cup perdana berlangsung sukses yang digelar di Fasum Kampung Belian, Batamcentre, Minggu (5/7).

Ajang yang mempertemukan pecatur umum dan remaja ini diharapkan menjadi agenda rutin untuk melahirkan atlet-atlet catur berprestasi. Turnamen tersebut dihadiri Walikota Batam diwakili Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami dan akan kami perbaiki pada pelaksanaan berikutnya,” katanya Ketua Panitia Firdaus Cup, Fahrizal

Firdaus Cup mempertandingkan kategori umum dan remaja. Panitia menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi para juara, dengan total hadiah kategori umum mencapai belasan juta. Sistem pertandingan menggunakan tujuh babak untuk memberi kesempatan seluruh peserta mengumpulkan poin dan meningkatkan kemampuan bertanding.

BACA JUGA:  Dugaan Kasus Asusila ASN Pemko Batam, Polda Kepri Dalami Kebenaran Video

Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Jambi (IKBJ) Kota Batam, Datuk Haji Abdi Lisani Firdaus, mengatakan turnamen ini lahir dari keinginannya selama bertahun-tahun untuk menghadirkan kejuaraan catur terbuka di Batam.

Menurutnya, Firdaus Cup menjadi wujud kepedulian terhadap perkembangan olahraga catur sekaligus upaya membangun semangat kebangsaan melalui olahraga yang mengandalkan kecerdasan.

“Kami ingin turnamen ini menjadi awal yang baik. Harapannya Firdaus Cup terus berlanjut setiap tahun dan Batam suatu saat mampu menjadi tuan rumah kejuaraan catur tingkat nasional” ucapnya.

Ia juga berharap pemerintah dan dunia usaha memberi perhatian lebih besar terhadap olahraga catur, mulai dari pembinaan atlet hingga penyediaan fasilitas latihan yang memadai.

Dewan Pertimbangan Pengcab Percasi Batam, Dohn Fredi Siregar, menilai catur bukan sekadar olahraga kompetitif, tetapi juga sarana melatih pola pikir, konsentrasi, kesabaran, serta mempererat silaturahmi.

BACA JUGA:  Bikin Ulah di Malaysia, Good Vibe Festival Malaysia Tuntut Ganti Rugi Rp 40 Miliar Kepada The 1975

Karena itu, ia mendorong pembentukan klub-klub catur di setiap kecamatan agar pembinaan atlet berlangsung berjenjang. Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan karena pembinaan menuju level master nasional, master internasional hingga grand master memerlukan biaya besar.

Sementara itu, Wasit Nasional Madya sekaligus Pelatih Nasional, Aldri, menyebut Batam memiliki banyak bibit atlet yang terus dibina dan rutin mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

“Selama ini atlet Batam sudah mengikuti Kejurnas di berbagai daerah, termasuk Ambon, Makassar, Jawa Timur hingga Merauke. Pembinaan terus berjalan, tetapi dukungan pendanaan masih perlu ditingkatkan,” terangnya.

Ia menjelaskan Firdaus Cup menggunakan format catur standar yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan waktu pertandingan lebih panjang dibanding catur cepat maupun catur kilat. Menurutnya, format tersebut menjadi sarana efektif untuk mengasah kemampuan analisis para pecatur.(hbb)

BACA JUGA:  Manfaat Bunga Telang bagi Kesehatan Tubuh, Begini Cara Menanam dan Merawatnya di Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *