Sudah Sepantasnya Daik Lingga Memiliki Rumah Sakit Lebih Layak, RS Sekarang Type D

Lahan yang disediakan Pemkab Lingga untuk pembangunan rumah sakit di Cening, Desa Merawang, Kecamatan Lingga. Foto: mrs

Lingga, Posmetrobatam.co: Kabupaten Lingga tidak lama lagi akan memasuki usia yang ke 23 tahun, dengan pertimbangan kondisi geografis, sudah sepantasnya di Daik sebagai ibu kota Kabupaten Lingga mempunyai rumah sakit yang sedikit lebih representatif.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Encek Mariam sekarang masih type D. Rumah sakit tersebut awalnya merupakan bekas Puskesmas Kecamatan Lingga/Daik. Paska Kabupaten Lingga dibentuk puskesmas mendapat peti kemas dan dibangun beberapa fasiltas sementara sehingga menjadi rumah sakit lapangan dan kemudian dalam perkembagannya baru menjadi RSUD Encek Mariam.

Dengan lahan yang sempit dan sangat terbatas, sepertinya tidak memungkin lagi rumah sakit tersebut dapat ditingkatkan fasilitas dan dikembangkan bangunannya sampai saat ini masih dimanfaatkan oleh daerah.

Terkait rencana pembangunan rumah sakit di ibu kota Kabupaten Lingga, Pemerintah Kabupaten Lingga sejak di masa Bupati H. Daria, sebenarnya sudah menyiapkan lahan di kawasan Cening dengan ukuran lebih dari 4 hektar. Tidak saja menyiapkan lahan, land clearing dan penyusunan DED pun sudah dilakukan.

BACA JUGA:  Yuwanky Owner THM Planet Batam Diburu ke Singapura, Diduga jadi Bandar Narkoba Bersama Basri

Tidak hanya itu, rencana pembangunan rumah sakit yang lebih mengarah ke representatif tersebut juga sudah pernah dikonsultasikan langsung ke Gubernur Kepri sebelumnya H. Nurdin Basirun yang waktu itu melakukan kunker di Lingga dan mengadakan pertemuan di Gedung Daerah. Gubernur Kepri waktu itu memberikan respon yang sangat baik dan memberikan arahan ke kadis Kesehatan Propinsi Kepri supaya di-follow up.

Apa yang menjadi usulan, sampai tahun 2023 rumah sakit yang lebih representatif di Daik Lingga belum juga terwujud sehingga sampai hari ini tetap menjadi harapan masyarakat Lingga karena sebelumnya sudah diketahui masyarakat secara umum.

Tokoh masyarakat Kabupaten Lingga H. Muhammad Ishak tahu persis tentang hal tersebut, ketika dikonfirmasi mengaku, selaku masyarakat ia pernah menyampaikan ke Gubernur Ansar Ahmad, untuk mewujudkan pembangunan.

BACA JUGA:  Tertibkan Lahan! 66 Penerima Alokasi Tanah Lapor Mandiri, BP Batam Gas Evaluasi Data Hingga 31 Agustus

“Perlunya dukungan pak gubernur
untuk  pembangunan rumah sakit  dikarenakan lahan dan DED sudah lama disiapkan. Usulan secara lisan itu saya sampaikan langsung  saat beliau berkunjung ke SMK 2 Negeri Lingga sekligus melakukan pertemuan awal tahun 2024, kala itu,” ungkap H. Muhammad Ishak, Selasa (3/3).

Ia menyebutkan, Kabupaten Anambas sudah lebih dulu punya rumah sakit yang representatif dan infonya dibiayai penuh melalui APBN. Begitu juga kota Tanjungpinang juga diberitakan akan segera membangun RSUD yang baru. 

“Kita harap Kabupaten Lingga juga dibangun, karena sudah punya lahan dan DED sudah kuat sekali untuk mengajukan usulan melalui skema sharing,” ucapnya.

Lanjutnya, ditambah dengan persyaratan administrasi dan prosedur sudah dipenuhi, diperjuangkan dan dikawal sungguh-sungguh, yang kemudian akan mendapat dukungan yang kuat dari pemerintah Provinsi Kepri.

BACA JUGA:  Pemko Batam dan KPK RI Gelar Rapat Evaluasi MCSP 2025, Amsakar Gesa Percepatan Pemenuhan Dokumen

“Saya sangat yakin dan optimis  pembangunan sebuah rumah sakit  representatif yang harus dimiliki suatu daerah guna memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat akan cepat direalisasikan pemerintah pusat,” imbuhnya.(mrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *