Mau Bawa Hewan ke Luar Batam? Urus SKKH ke Puskeswan

Batam, Posmetrobatam.co: Warga yang ingin membawa hewan keluar dari Batam, dapat mengurus Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kawasan Industri Tanjung Riau, Sekupang, Kota Batam.

Kepala UPTD Puskeswan Batam, Yusak W. Hardja menjelaskan, pengajuan SKKH paling sering dilakukan oleh masyarakat yang akan pindah tempat tinggal, pulang kampung atau menjalankan usaha ternak dan jual beli hewan.

“Banyak warga yang menjelang Lebaran atau Imlek pulang kampung ke daerah, seperti Karimun atau Bintan dan membawa serta hewan peliharaannya. Mereka wajib mengurus SKKH agar bisa melalui jalur resmi dan sesuai prosedur,” katanya, Rabu (16/7).

BACA JUGA:  BP Batam Dorong Peningkatan Kualitas SDM

Pengurusan ini mencakup berbagai jenis hewan, mulai dari hewan peliharaan seperti kucing dan anjing hingga unggas dan hewan ternak.

Ia menambahkan lalu lintas hewan antarwilayah di dalam Provinsi Kepulauan Riau, seperti dari Batam ke Karimun, Bintan, atau Lingga, diperbolehkan selama memenuhi syarat kesehatan dan melaporkan ke Puskeswan Batam.

Namun, untuk hewan yang keluar dari Kepri dan hendak kembali ke Batam, regulasinya lebih ketat dan tidak semua diperbolehkan masuk kembali.

Tak hanya untuk keperluan pribadi, lanjutnya, layanan ini juga digunakan oleh pelaku usaha.

Beberapa jenis unggas, seperti ayam bangkok, burung hias, dan ayam potong sering kali diuruskan sertifikatnya untuk dikirim ke luar Batam, termasuk ke Makassar dan pulau lain di Kepri.

BACA JUGA:  106 KK Terdampak Rempang Eco-City Telah Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

“Kami bantu pemeriksaan kesehatan hewannya dulu di Puskeswan Batam. Setelah dinyatakan sehat, baru kita terbitkan SKKH dan keterangan dari Veteriner, lalu mereka bisa melanjutkan proses ke Badan Karantina sebagai pintu pengeluaran,” ujarnya.

Menurut Yusak, hampir setiap hari pihaknya menerima permohonan pengurusan sertifikat, baik dari perorangan maupun pelaku usaha.

Layanan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian lalu lintas hewan secara sehat dan mencegah penyebaran penyakit hewan menular.

Salah satu pengunjung Puskeswan Batam, Rosi yang sedang mengurus SKKH untuk hewan peliharaan anjing yang akan dibawa ke Pulau Jawa.

“Kami tadi langsung ke sini untuk mengurus surat dan cek kesehatan. Ini pertama kali,” katanya.(ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *