ALFI Batam Tekankan Kepatuhan Kendaraan di Pelabuhan Batuampar

Batam, Posmetrobatam.co: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kota Batam menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan kendaraan di kawasan Pelabuhan Batuampar.

Acara ini melibatkan pelaku usaha, BP Batam, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan, serta Polresta Barelang, dan berlangsung di Hotel GGI Batam, Selasa (6/5).

Ketua DPC ALFI Batam, Yasser Hadeka Daniel, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan, khususnya terkait kendaraan berat yang over dimension over loading (ODOL).

“Kami ingin mengingatkan para pengusaha untuk patuh terhadap aturan, seperti KIR dan larangan ODOL. Ini penting demi keselamatan dan kelancaran operasional pelabuhan,” ujarnya.

Yasser menyebutkan bahwa meskipun banyak kendaraan milik perusahaan asal Singapura, operasionalnya tetap harus mengikuti regulasi yang berlaku di Batam.

BACA JUGA:  Dari Harmoni hingga Sistem Layanan Digital, Ini Strategi Batam yang Dipelajari Kabupaten Bangli

“Kami minta tidak ada lagi kendaraan ODOL atau tidak KIR yang keluar masuk Pelabuhan Batuampar,” tegasnya.

Pelabuhan Batuampar sendiri tengah berbenah menuju pelabuhan bertaraf internasional dengan sistem transhipment. BP Batam dan Persero saat ini sedang menyiapkan fasilitas pendukung seperti STS crane dan RTG yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli mendatang.

“Langkah ini sejalan dengan visi Pelabuhan Batuampar sebagai hub logistik internasional. Karenanya, keselamatan kendaraan menjadi perhatian utama,” tambah Yasser.

Dalam forum diskusi, ALFI juga mendorong penyederhanaan aturan agar pelaku usaha dapat menjalankan aktivitas dengan lebih efisien, terutama yang berkaitan dengan distribusi kebutuhan pokok.

“Kami berharap aturan di pelabuhan bisa lebih sederhana dan fleksibel agar aktivitas logistik berjalan lancar,” pungkasnya.(hbb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *