Batam, Posmetrobatam.co: Dukung pertumbuhan investasi, Batam menambah kapasitas pasokan listrik total 300 megawatt (MW) melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam 3 dan Batam 4.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut penambahan kapasitas pasokan listrik tersebut.
“Ketersediaan listrik yang andal merupakan salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan daerah. Kebutuhan energi akan terus meningkat seiring pesatnya perkembangan industri di Batam,” kata Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah dalam keterangannya, Jumat (17/7).
Hal tersebut disampaikan saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) PLTGU Batam 3 dan Batam 4 berkapasitas 2 x 150 MW di Kantor Korporat PLN Batam, Kamis (16/7).
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Dalle Energy Batam Imron Gazali, dan Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo serta disaksikan langsung oleh Duta Besar Swedia untuk Indonesia Daniel Blockert.
Firmansyah mengatakan, tambahan kapasitas listrik sebesar 300 MW akan menjadi penguat bagi pembangunan Batam.
“Kehadiran tambahan pasokan listrik ini akan semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Batam. Keandalan pasokan listrik dan air menjadi keunggulan penting yang dimiliki Batam dalam mendukung iklim investasi,” katanya.
“Pemerintah terus berupaya untuk menarik investasi, termasuk untuk pengembangan kawasan data center di Nongsa Digital Park,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo mengatakan, Batam saat ini berada pada posisi yang sangat strategis dengan pertumbuhan sektor industri, investasi, kawasan digital, data center, serta meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat.
Menurutnya, PLN Batam terus melakukan penguatan sistem kelistrikan, mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, distribusi hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam. Ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN Batam dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” ujar Kwin Fo.
Ia menambahkan, sinergi antara penyedia energi, pelaku industri, pemerintah, dan mitra strategis menjadi kunci dalam memastikan kebutuhan energi di masa depan dapat terpenuhi secara andal, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan tambahan kapasitas listrik 300 MW tersebut, Batam diharapkan semakin siap mengakomodasi pertumbuhan investasi, memperkuat kawasan industri, serta mendukung pengembangan ekonomi digital yang menjadi salah satu sektor unggulan kota ini.(ant)









