Gustian Dinonaktifkan, Suhar sebagai Plh Kepala Disperindag

215

Batam, Posmetrobatam.co: Wali Kota Batam Amsakar Achmad menunjuk Suhar sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.

Penunjukan ini dilakukan menyusul dinonaktifkannya sementara Kepala Disperindag sebelumnya, Gustian Riau.

Penunjukan Suhar tertuang dalam Surat Perintah Wali Kota Batam Nomor 100353/BKPSDM/XII/2025 yang ditetapkan pada 30 Desember 2025. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa Suhar, yang saat ini menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, merangkap tugas sebagai Plh Kepala Disperindag terhitung mulai 31 Desember 2025.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, membenarkan adanya penunjukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Gustian Riau untuk sementara dinonaktifkan dari jabatannya agar dapat fokus menghadapi permasalahan yang sedang dijalani.

BACA JUGA:  Kasus Wanprestasi: Konsumen Rumah di Batam Gugat Developer PT Surya Aji Pratama

“Betul, yang ditunjuk sebagai Plh Kepala Disperindag Batam adalah Suhar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Beliau sudah mulai bertugas sejak awal tahun dan sudah berjalan,” ujar Firmansyah, Senin (5/1).

Firmansyah menambahkan, pemeriksaan terhadap Gustian oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam hingga kini masih berlangsung.

Sementara itu, Suhar juga membenarkan penunjukan dirinya sebagai Plh Kepala Disperindag Batam. Ia mengaku menerima surat keputusan tersebut pada awal Januari 2026 sesuai arahan pimpinan.

“Iya benar, sejak SK keluar saya diamanahkan menjadi Plh di Disperindag Batam. Rencananya mulai besok sudah ke kantor untuk berkoordinasi dengan Sekretaris Disperindag,” kata Suhar.

Ia menegaskan akan menjalankan tugas dan kebijakan sesuai arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

BACA JUGA:  163 Pelamar CPNS Pemko Batam Lulus Tahap SKB, Formasi Ini yang Banyak Diminati

Sebelumnya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengungkapkan bahwa Gustian Riau meminta waktu kepada dirinya untuk menepi sementara dari jabatan, menyusul viralnya sebuah video yang melibatkan dirinya.

“Iia minta waktu sampai psikologisnya membaik. ‘Beri saya waktu, Pak,’ begitu yang disampaikan,” ujar Amsakar, Desember 2025 lalu. (hbb)