Kasus Perampokan Sadis di Pekanbaru, Para Pelaku Rencanakan Bunuh Satu Keluarga

149

Pekanbaru, Posmetrobatam.co: Kasus perampokan disertai pembunuhan di Rumbai, Kota Pekanbaru, diduga awalnya para pelaku sempat merencanakan pembunuhan terhadap satu keluarga sebelum melancarkan aksinya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Hasyim dalam konferensi pers di Pekanbaru, Minggu (3/5), mengatakan, awalnya para pelaku hanya berniat melakukan pencurian, namun rencana tersebut berkembang dalam perjalanan menuju Pekanbaru.

“Rencana awal ingin mencuri, tetapi berkembang ingin membunuh empat orang yang ada di rumah, yakni suami istri dan dua anaknya,” jelas Hasyim.

Namun, saat akan melancarkan aksinya, di rumah hanya terdapat korban Dumaris Boru Sitio. Sedangkan suami korban dan anaknya sedang tidak di rumah pada kejadian Rabu (29/4) tersebut.

Selain itu, sebelum melancarkan aksi, para pelaku telah beberapa kali melakukan survei, bahkan sebelumnya pernah melakukan pencurian di rumah yang sama pada 8 April 2026 dengan hasil uang sekitar Rp4 juta.

BACA JUGA:  Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi PGN Diarahkan Untuk Memperkuat Utilisasi Gas Domestik

Pelaku utama diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban dan sempat tinggal bersama sebelum akhirnya meninggalkan rumah pada 2023.

“Para pelaku datang ke Pekanbaru memang dengan rencana untuk menguras harta korban,” ujarnya.

Dalam aksinya, korban dipukul menggunakan benda tumpul yang telah dipersiapkan sebelumnya hingga meninggal dunia, kemudian tubuh korban diseret ke kamar mandi.

Polisi juga mendalami dugaan adanya pengaruh obat-obatan terlarang yang membuat pelaku berani melakukan tindakan tersebut.

Usai melakukan aksi, para pelaku melarikan diri dan sempat singgah di sebuah tempat hiburan di wilayah Sumatera Utara.

Akan tetapi, pelarian keempat pelaku tak berlangsung lama karena beberapa hari, kemudian aparat gabungan Polresta Pekanbaru dan Polda Riau berhasil menangkap para tersangka.

BACA JUGA:  439 JCH Kloter 4 Embarkasi Batam asal Pekanbaru Terbang ke Madinah Via Hang Nadim

Kaki Pelaku Ditembak
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbar, Kombes Polisi Muharman Arta pada Minggu, mengatakan, keempat pelaku ditangkap di lokasi berbeda, yakni di wilayah Binjai, Sumatera Utara, dan Aceh Tengah.

“Empat pelaku sudah diamankan. Otak pelaku berinisial AF yang masih memiliki hubungan keluarga sebagai menantu korban,” katanya.

Korban diketahui bernama Dimaris Isni Sitio (60), yang ditemukan dalam posisi tertelungkup di area dapur rumah dengan kondisi mengeluarkan darah di bagian wajah, Rabu (29/4).

Pelaku yang melakukan pemukulan terhadap korban berinisial SL, dengan peran dibantu dua pelaku lainnya, yakni E dan L.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan emas, telepon genggam, laptop, serta uang asing hasil kejahatan pelaku.

BACA JUGA:  Di Balik Senyum yang Tertahan: Ada Pelajaran Berharga dari Tragedi Anak di NTT

Sedangkan, barang bukti berupa kayu yang diduga digunakan untuk memukul korban masih dalam pencarian. Ia mengatakan motif sementara para pelaku adalah sakit hati terhadap korban, yang berdasarkan pengakuan tersangka kerap memarahi pelaku utama.
“Selain itu, pelaku juga memiliki motif untuk menguasai harta benda korban,” tambahnya.

Saat upaya penangkapan, para tersangka sempat berusaha melarikan diri hingga dilepaskan timah panas di kakinya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana serta pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.(ant)