Drainase di Batuaji Tak Berfungsi, Air Meluap ke Jalan Raya

BATAM, POSMETROBATAM.CO: Curah hujan di Kota Batam beberapa hari ini cukup tinggi. Sebagian ruas jalan raya di beberapa kecamatan di Kota Batam pun digenangi air hujan. Sehingga arus lalulintas terganggu karena hujan turun hingga seharian.

Seperti terlihat di Jalan Raya R. Suprapto Batuaji, ruas jalan yang menghubungkan Simpang Basecamp dan Simpang Panbil ini sedikit terganggu akibat luapan air. Tepatnya jalan di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Putri Tujuh ruas jalan sering digenangi air hujan.

Hal ini bukan tanpa sebab. Aliran air di jalan tersebut tidak bisa mengalir lancar karena drainase belum berfungsi efektif. Imbasnya, jalan tersebut sering macet di saat jujan deras.

BACA JUGA:  Amsakar Kembali Tinjau Penanganan Sampah di Bengkong Sadai

“Di lokasi ini memang sering macet, penyebabnya karena sering banjir,” ucap Putra, warga yang di temui di sekitar lokasi.

Putra mengatakan, kondisi seperti ini sudah berlangsung lama. Sebab setiap turun hujan air akan menggenangi bahu jalan, ditambah lagi karena kondisi jalan beraspal itu cukup rendah dari titik lainnya.

“Karena sering tergenangi air, akhirnya jalan mulai berlubang, kadang banyak pengendara yang terjebak hingga jatuh,” ujarnya.

Putra melanjutkan, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera dicari solusi, apalagi saat ini sering turun hujan. Warga juga berharap aliran air diperbesar agar lancar menuju drainase induk.

“Padahal drainase induk berada di jalan sebelahnya. Kalau fokus mengerjakan ini, maka tidak memakan waktu yang lama karena memang drainase induk cukup dekat,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Jalin Silaturahmi dan Perkuat Sinergi Hukum dengan Kejari Batam

Isak, warga lainnya menyebut arus lalulintas sering macet di bawah JPO depan Putri Tujuh. Hal itu karena genangan air sering mengendap di jalan meskipun hujan sudah mulai reda.

“Sering saya perhatikan, kalau hujan pasti macet di area sana. Apalagi jalan itu merupakan jalan utama di Batuaji dan Sagulung,” ungkapnya.

Untuk itu, Isak sangat mengharapkan perhatian dari petugas terkait agar segera meninggikan elevasi jalan serta melakukan normalisasi parit menuju drainase utama. 

“Jika pun tidak bisa meninggikan elevasi jalan, setidaknya normalisasi menjadi solusi agar tidak banjir,” tutupnya.

Pantauan di lokasi, jalan aspal yang digenangi air itu terlihat cukup rendah dari titik lainnya. Bahkan sesudah hujan reda, genangan air masih tetap ada, hingga arus lalu lintas melambat.(jho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *