BATAM, POSMETROBATAM.CO: Geger! Kelakuan remaja berinisial R ini bikin geleng-geleng kepala. Warga pun meneriaki agar ia turun dari atas tower. Ada juga sebagian yang merekam aksi nekat R yang memanjat tower telekomunikasi di Kelurahan Tanjunguma, Lubukbaja, Kota Batam, Kepulauan Riau,Sabtu (6/7) dinihari.
Ironisnya, aksi tersebut adalah yang kali kedua dilakukan remaja 23 tahun ini. Belakangan, diketahui R mengalami gangguan jiwa.
Menurut Aan, penjaga tower, aksi pertama R sempat ia pergoki pada beberapa waktu lalu. Saat itu, R main di sekitar tower lalu memanjat tower setinggi 40 meter itu.
“Tapi saat itu saya langsung bujuk dia dengan rokok. Mau dia turun,” kenang Aan. Setahu dia, R ini kadang nyambung bila diajak ngobrol.
“Cuma kelemahannya memang, korban ini tak bisa dimarahi atau suara bentakan. Kalau dimarahi pasti larinya ke sini. Yang kita takutkan nanti dia terjun dari tower,” imbuhnya.
Nah, aksi yang kedua ini, penyelamatan korban pun berlangsung dramatis. Sebab, warga yang menonton hingga meneriaki dari bawah, membuat korban panik.
Bukannya turun, korban malah naik ke puncak tower.
Petugas Damkar (Pemadam Kebakaran) berhasil merayu korban untuk turun ke bawah.
“Dia (korban) di atas minta HP. Karena HP nya rusak. Petugas pun memberikan HP nya. Setelah kemauannya dituruti, korban akhirnya mau turun,” jelasnya.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja Iptu
Jonathan Reinhard Pakpahan mengatakan, korban berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar 2 jam setelah berada di atas tower.
“Dari keterangan keluarga, korban diduga mengalami gangguan mental atau kejiwaan. Setelah ada masalah, korban lari dari rumah dan memanjat tower,” kata Jonathan.
Karena belakangan ini banyak kejadian yang beresiko, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa mengawasi masing-masing anggota keluarganya. Hindari dari segala bentuk tindakan yang membahayakan keluarga.(cnk)













