1.500 Nelayan di Batam Ditargetkan Memiliki Surat Rekomendasi Pembelian BBM

Batam, Posmetrobatam.co: Melalui program pelayanan jemput bola Percepatan Administrasi Kapal Nelayan Gratis (Cakalang), ditargetkan sebanyak 1.500 penerbitan surat rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan hingga akhir 2026.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, Yudi Admajianto mengatakan, kepemilikan surat rekomendasi BBM di kalangan nelayan masih tergolong rendah dibandingkan jumlah kapal yang tercatat di Batam.

“Dari jumlah data kapal kita kurang lebih 7.224. Yang baru memiliki surat baru 898, kurang lebih 10 sampai 11 persen,” kata Yudi kepada wartawan, Selasa (27/10)

Ia menjelaskan, program Cakalang diluncurkan pada 22 September 2026 untuk mengintegrasikan berbagai layanan administrasi yang dibutuhkan nelayan dalam memperoleh surat rekomendasi BBM.

Layanan tersebut meliputi penerbitan e-Pas Kecil dari Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam maupun Tanjung Balai Karimun, surat Buku Kapal Perikanan (BKP) dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga surat rekomendasi pembelian BBM dari Pertamina.

BACA JUGA:  Kebijakan WFH, Pemko Batam Tunggu Instruksi

Sejak diluncurkan, pelayanan Cakalang telah menjangkau tiga lokasi, yakni Pulau Kasu, Pulau Terung, dan Bulang Lintang.

Menurut dia, di Kasu, pelayanan mencatat 30 permohonan e-Pas Kecil, 29 BKP, 29 NIB dan 29 surat rekomendasi BBM.

“Pelayanan di Bulang Lintang menghasilkan 74 e-Pas Kecil, 72 BKP, 52 NIB, dan 82 surat rekomendasi BBM,” katanya.

Sementara itu, di Pulau Terung, tim Cakalang mencatat 47 berkas e-Pas Kecil, 54 BKP, 43 NIB, dan 37 surat rekomendasi BBM.

“Dari tiga lokasi yang telah dijangkau, sudah terbit lebih dari 200 surat rekomendasi BBM baru yang diterbitkan dalam waktu sebulan ini,” katanya.

Sebanyak tiga lokasi berikutnya yang dijadwalkan menjadi sasaran pelayanan adalah Pulau Temoyong, Rempang Eco City, dan Galang Baru.

BACA JUGA:  Polda Kepri Gelar Silaturahmi Dibarengi Buka Puasa Bersama Wartawan dan Santri

Dengan tambahan tersebut, jumlah surat rekomendasi yang tercatat dalam basis data saat ini mencapai sekitar 1.000 surat.

“Kami menargetkan sampai Desember ini jumlah surat rekomendasi yang terbit sebanyak 1.500. Mudah-mudahan tercapai,” ujar dia.

Menurut Yudi, program tersebut akan dilanjutkan pada tahun depan agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak nelayan, terutama di pulau-pulau yang belum tersentuh program tahun ini.

“Jumlah kapal berukuran 0-5 gross tonnage (GT) di Batam mencapai sekitar 7.000 unit, sehingga perluasan pelayanan diharapkan dapat meningkatkan akses nelayan terhadap rekomendasi pembelian BBM,” katanya.(ant)

Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0
BACA JUGA:  Honda Tawarkan Fitur Unggulan CBR150R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *