Lagi, 10 SPPG di Batam Diresmikan: Semoga Tidak Keracunan Pangan

Batam, Posmetrobatam.co: Sebanyak 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah mainland dan hinterland atau luar daratan di Batam diresmikan, untuk memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru, Syartiwidya mengatakan, ada 10 SPPG di Batam yang diresmikan, yakni enam SPPG di kawasan aglomerasi dan empat SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Biasanya di daerah yang jauh itu prevalensi stunting-nya tinggi. Nah, ini yang kita utamakan, karena banyak SPPG di wilayah terpencil belum berjalan,” kata Syartiwidya, Rabu (14/10).

Empat SPPG 3T yang diresmikan berada di Pulau Pemping, Kecamatan Belakang Padang, Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa, Pantai Gelam, Kecamatan Bulang, dan Galang Baru, Kecamatan Galang.

BACA JUGA:  Camat di Natuna Dilaporkan Atas Dugaan Asusila Kepada ART Dibawah Umur, Atensi Polda dan Bupati

Sementara itu, 6 SPPG di kawasan aglomerasi berada di Patam Lestari, Sekupang, Batu Besar, Nongsa, Baloi Indah, Lubuk Baja, Bengkong Laut, Bengkong, Belian, Batam Kota, dan Kibing, Batu Aji.

Syartiwidya menjelaskan, operasional SPPG di wilayah terpencil memiliki tantangan berbeda dibandingkan kawasan perkotaan, terutama terkait mekanisme pendanaan, jumlah penerima manfaat, kapasitas dapur, dan pengadaan bahan baku.

“Untuk dapur 3T agak berbeda, karena jumlah penerima manfaat di bawah 1.000. SPPG luasannya kecil, relawannya juga tidak banyak. Kemudian, untuk harga bahan baku tidak bisa disamakan dengan aglomerasi di kota,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah menerapkan mekanisme khusus, termasuk indeks harga untuk pengadaan bahan baku agar kebutuhan operasional dapur di wilayah terpencil dapat disesuaikan dengan kondisi setempat.

BACA JUGA:  Pengembangan Pelabuhan Kuala Riau Masuk Fase Studi Kelayakan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, peresmian 10 SPPG tersebut diharapkan menambah jumlah penerima manfaat MBG di Batam, terutama anak-anak yang tinggal di wilayah hinterland.

“Dengan peresmian hari ini, dalam beberapa hari ke depan SPPG ini diharapkan sudah beroperasi. Kalau SPPG 3T beroperasi, penerima manfaat juga akan bertambah, khususnya di wilayah hinterland,” kata Hendri.

Ia menekankan, pentingnya menjaga keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.

Kepala SPPG diminta memastikan kualitas makanan tetap terjaga untuk mencegah kejadian luar biasa, termasuk keracunan pangan.

Hendri berharap sinergi antara Badan Gizi Nasional (BGN), pengelola SPPG, dan Pemerintah Kota Batam terus diperkuat agar jangkauan program MBG semakin luas dan kebutuhan gizi anak-anak di wilayah perkotaan maupun pulau-pulau terpencil dapat terpenuhi.

BACA JUGA:  Polda Kepri Bongkar Klandestin Minilab Narkoba di Apartemen Harbour Bay Batam

“Dibalik setiap makanan yang disiapkan, di sana ada harapan orang tua, masa depan anak dan cita-cita bangsa,” kata dia.(ant)

Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *