Posmetrobatam.co: Listrik di pulau Karimun besar kembali mati, Selasa (13/10) pagi. Hal ini diklaim UPL PLN Tanjungbalai Karimun disebutkan akibat gangguan cuaca ekstrem yang terjadi Selasa lagi. Sebelumnya pada Jumat (9/10) listrik di Pulau Karimun besar sempat mengalami pada total (blackout) hingga 6 jam.
Kepala UPL PLN Tanjungbalai Karimun, Suheri membenarkan pemadaman tersebut.
Ia memastikan saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan upaya pernormalan daya, agar dapat segera mengatasi pemadaman yang terjadi.
“Update hingga pukul 09.20 Wib, pernormalan lebih kurang sudah 46 persen, penormalan agak lambat dikarenakan menunggu starting pembangkit di PLTU Tanjung Sebanyak,” ujar Suheri.
Ia menjelaskan pemadaman listrik terjadi akibat gangguan cuaca ekstrem akibat petir.
Pasca petir terjadi pemadaman yang tak dapat terhindari, kita terus berupaya untuk secepatnya mengatasinya agar kembali normal,” tambah Suheri.
Sementara sebelumnya Senin (12/10) malam salah satu trafo 277 PLN mengalami trouble. Pemadaman disebagian wilayah yang berada dalam area suplay daya trafo tersebut mengamankan pemadaman.
Tim ULP PLN yang mendapatkan kejadian tersebut langsung melakukan perbaikan di lokasi trafo. Sekitar pukul 03.46 Wib. Proses pernormalan berhasil diselesaikan.(ria)













