Jakarta, Posmetrobatam.co: Sekuel horor eksorsisme Kuasa Gelap: Perjanjian Darah garapan sutradara Rizal Mantovani siap menggebrak bioskop dengan skala lebih besar dan naik kelas.
Persembahan Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment ini akan tayang di layar IMAX, menyuguhkan teror entitas kuno bernama Rephaim yang kembali menagih dosa leluhur manusia di masa lalu.
Kekuatannya mustahil dikalahkan. Dampaknya tak hanya dialami satu keluarga, tapi satu kota.
Dua Romo Eksorsis, Romo Rendra (Lukman Sardi) dan Romo Thomas (Jerome Kurnia), kembali dari film pertama. Kali ini mereka dihadapkan pada keraguan iman saat berhadapan dengan Rephaim.
Perjalanan menyelamatkan Daniel (Venly Arauna), anak muda yang menanggung konsekuensi pilihan orang tua dan neneknya, menjadi perjalanan spiritual menemukan kembali iman. Visual berisiko tinggi dan tata suara imersif membuat teror terasa lebih nyata.
“Apa yang disembunyikan akan selalu ditagih. Kuasa Gelap terus berusaha meruntuhkan keimanan manusia, bahkan di masa tersulit,” tulis keterangan resmi film.
Film ini disutradarai Rizal Mantovani dan diproduseri Robert Ronny serta Prima Taufik. Naskah ditulis Robert Ronny bersama Andri Cahyadi.
Penulis sekaligus produser Robert Ronny menyebut film ini sangat relatable dengan kondisi saat ini.
“Kami ingin membuat film yang relatable. Banyak orang akan merasa relate dengan karakter Halim yang frustasi dan powerless hingga kehilangan imannya. Film ini mengingatkan bahwa Tuhan selalu ada dan setia menunggu kita kembali ke jalan-Nya,” ujar Robert saat konferensi pers di IMAX Gandaria City, Senin (28/9/2026).
Sutradara Rizal Mantovani menjelaskan, Rephaim terikat pada dominion atau wilayah. Karena itu terornya meluas ke seluruh kota, bukan hanya satu keluarga.
“Rephaim ingin disembah manusia dengan kompensasi berupa nyawa. Ini menjadi pengingat bahwa setiap perbuatan selalu ada konsekuensinya, termasuk dosa,” kata Rizal.
Produser eksekutif Andi Boediman menegaskan capaian teknis film ini.
“Tidak banyak film Indonesia yang bisa hadir sekaligus di IMAX, 4DX, dan Magnify 8. Lolos ketiganya adalah pernyataan ke mana produksi film Indonesia bisa pergi,” ujarnya.
Film ini dibintangi Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
Bagi Lukman Sardi, ini adalah kali kedua memerankan Romo Rendra setelah film pertama yang sukses blockbuster. Di sekuel ini, masa lalu Romo Rendra digali lebih dalam.
“Penonton akan diajak melihat bagaimana Romo Rendra menghadapi masa lalunya. Di situ saya berefleksi bahwa manusia kerap ragu akan imannya dan ragu akan Kuasa Tuhan. Film ini mengingatkan betapa besarnya Kuasa Tuhan menyelamatkan kita,” ujar Lukman.
Film ini juga didukung jajaran produser eksekutif Ardi Setiadharma, Arya Setiadharma, Acha Septriasa, Jerome Kurnia, Steven Sugianto, Vicky Saputra, dan Nelson Mok, serta kolaborasi Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026, termasuk di IMAX XXI, 4DX CGV, dan Magnify 8 Cinepolis.
(Fri)













