FOTOGRAFI, penulisan, penyuntingan hingga publikasi adalah hal-hal krusial bagi orang-orang yang berminat dengan bidang jurnalistik. Pada hari ini, Kamis (10/9) Posmetro dan PLN Batam hadir pada ruang gabungan SMAN 20 Batam untuk menyampaikan kiat-kiat jurnalistik, kode etik sebagai jurnalis hingga informasi mengenai perkembangan PLN di Pulau Batam untuk mengisi rasa penasaran siswa yang berminat bidang jurnalistik sekaligus menambah wawasan untuk mengembangkan keterampilan mereka.
Siswa Ekskul Jurnalistik yang telah melakukan registrasi mendapat kesempatan untuk duduk dan mendengarkan kata sambutan oleh sejumlah tokoh dari pihak PLN; Manajer Tranmisi PLN Batam M Affandi; Kepala Sekolah SMAN 20 Batam, Adi Saputra M.Pd; dan Direktur Posmetro, Haryanto.
Sesi pertama dimulai pemateri dari pihak PLN yang menyampaikan sekilas materi melalui layar proyeksi berisi pengembangan EBT, integrasi BESS dan solusi kendali Grid Forming untuk keandalan proteksi sistem di Pulau Batam.
Setelah penjelasan materi berakhir, pihak PLN, Affandi membuka sesi pertanyaan bagi para siswa untuk ditanyakan. Salah satu murid mengacungkan tangan dan bertanya, “Apakah peran utama dalam gardu pada perjalanan listrik hingga sampai ke pelanggan?”
“Gardu memiliki dua peran utama, yaitu menaikkan tegangan listrik dan menurunkan tegangan listrik,” ujar Affandi menjelaskan.
Pelatihan berlanjut ke sesi kedua yaitu pihak Posmetro, Haryanto yang menyampaikan sejumlah materi mengenai jurnalistik. Dia menyatakan bahwa ia telah bekerja dalam bidang tersebut selama puluhan tahun. Beberapa siswa mengajukan berbagai pertanyaan ketika sesi pertanyaan dibuka.
Kegiatan ini berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama. Siswa yang hadir dalam acara ini mendapatkan sertifikat pelatihan jurnalistik SMA/SMK sebagai apresiasi atau penghargaan atas kehadiran mereka.(*)
(Nida Qonita dari kelas Fase F-Pranata, SMA N 20 Batam)









