Tanjungpinang Petik Manfaat Ekonomi sebagai Tuan Rumah MTQ Kepri

36

Tanjungpinang, Posmetrobatam.co: Kepercayaan menjadikan Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026 membawa dampak terhadap perputaran ekonomi daerah.

Kedatangan kafilah, ofisial, panitia, dan tamu dari seluruh kabupaten/kota di Kepri turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata di ibu kota provinsi.

Salah satu indikatornya terlihat dari meningkatnya tingkat hunian hotel selama pelaksanaan MTQ. Di Hotel CK Tanjungpinang, misalnya, hampir seluruh kamar standar terisi.

“Dari 200 kamar standar yang kami miliki, 199 kamar terisi. Tamu berasal dari kafilah Tanjungpinang, Batam, dan Kabupaten Karimun,” kata Sales and Marketing Hotel CK, Dila, Rabu (8/7).

Selain tingkat hunian yang meningkat, pendapatan hotel juga mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasa.

BACA JUGA:  Bulu Babi Laut untuk Kesehatan dan Bagus untuk Kesuburan

“Pendapatan selama MTQ meningkat sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa,” tambahnya.

Menurut Dila, tamu yang datang tidak hanya mengikuti rangkaian MTQ, tetapi juga memanfaatkan waktu luang untuk menikmati objek wisata dan kuliner di Tanjungpinang.

Pihak hotel pun aktif memperkenalkan sejumlah destinasi kepada para tamu.

“Kami selalu merekomendasikan kalau ingin ke pantai bisa ke Tanjung Siambang. Untuk menikmati kuliner, kami arahkan ke Akau maupun sejumlah rumah makan seafood di Dompak,” pungkasnya.

Dila berharap Tanjungpinang semakin sering menjadi tuan rumah berbagai event yang dipadukan dengan atraksi budaya Melayu sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di kota ini.

“Kalau semakin banyak event dan atraksi budaya, orang luar akan lebih mengenal Tanjungpinang. Dampaknya tentu akan semakin baik bagi sektor perhotelan dan usaha masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA:  Lahan masih Sengketa, Pembangunan Ruko di Patam Lestari Diprotes Ahli Waris

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyampaikan dampak ekonomi yang dirasakan selama MTQ menunjukkan penyelenggaraan event berskala provinsi mampu memberi nilai tambah bagi daerah.

“Manfaatnya dirasakan langsung oleh pelaku usaha dan masyarakat. Ini menunjukkan penyelenggaraan MTQ mampu menggerakkan perekonomian daerah,” tuturnya. (tc/*/dinaskominfotanjungpinang)