Program Kampung Nelayan Dorong Nilai Tambah Hasil Perikanan

79

Batam, Posmetrobatam.co: Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan Program Sinergi Pengentasan Kemiskinan Terpadu Kawasan Pesisir (SiTaskin Pesisir) menjadi langkah nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan sektor perikanan, pemberdayaan nelayan, dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal.


“Kita melihat program ini mendorong hasil tangkapan nelayan tidak lagi dijual dalam bentuk mentah. Tetapi tentunya diolah menjadi produk bernilai tambah sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat” terangnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia sepanjang 2026. Program tersebut juga mendukung peningkatan konsumsi protein masyarakat sekaligus menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga saat ini, sekitar 100 Kampung Nelayan Merah Putih telah rampung dibangun sebagai proyek percontohan. Selanjutnya, pemerintah akan mengembangkan setiap kawasan berdasarkan potensi dan karakteristik daerah setelah melalui asesmen, termasuk memastikan status lahan bebas dari persoalan hukum.

BACA JUGA:  10 Anggota Eks Satreskrim Polresta Barelang Saling jadi Saksi, Kompak "Ingkari" Keterangan Dalam BAP

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, mengatakan setiap daerah memiliki potensi yang berbeda sehingga konsep pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Setiap daerah memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda. Karena itu, pengembangannya harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, menegaskan pengentasan kemiskinan membutuhkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, bukan hanya mengandalkan satu institusi.

Melalui Program SiTaskin Pesisir, setiap kementerian menghadirkan intervensi sesuai kewenangannya agar masyarakat memperoleh pendampingan secara terpadu dan berkelanjutan.

Menurut Iwan, Batam dipilih sebagai lokasi pertama peluncuran SiTaskin Pesisir karena memiliki potensi besar menjadi model nasional pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

BACA JUGA:  Batam Masuk Nominator Daerah Perbatasan Terinovatif

“Pengentasan kemiskinan harus dilakukan melalui kolaborasi sehingga target yang telah dicanangkan Presiden Prabowo dapat diwujudkan bersama,” pungkasnya.(hbb)