Kepri, Posmetrobatam.co: Pembangunan 23 gerai Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih (KDMP) di Provinsi Kepri sudah rampung, dari total target 159 gerai yang akan dibangun secara bertahap. Namun logistik belum masuk karena masih dalam perjalanan alias OTW (On The Way)
“Sementara sembilan unit di antaranya, masih dalam tahap konstruksi pembangunan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, Rabu (10/6).
Riki menyampaikan, 23 gerai KDMP yang sudah selesai dibangun itu tersebar di tujuh kabupaten/kota di Kepri, dengan jumlah terbanyak di Kota Batam.
Namun demikian, kata dia, gerai-gerai itu belum bisa beroperasi karena masih menunggu serah terima item perangkat pendukung di dalamnya, mulai dari rak jualan, CCTV, mesin kasir, truk/pick up hingga motor angkutan roda tiga.
“Informasinya, masih dalam perjalanan logistik,” ujarnya.
Riky menargetkan pengoperasian gerai KDMP di Kepri akan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 16 Agustus 2026 atau sehari sebelum perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, bersama dengan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.
Ia juga menyampaikan saat ini Kepri masih mengalami kendala terkait ketersediaan lahan pembangunan gerai KDMP terutama di desa-desa, mengingat geografisnya adalah wilayah kepulauan.
Menurut dia, permasalahan itu sudah dilaporkan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait guna mendapatkan arahan pembangunan gerai KDMP sesuai geografis di Kepri.
“Kita juga sudah rapat bersama pemerintah kabupaten/kota termasuk TNI. Intinya, untuk sementara, kita optimalkan dulu 159 gerai KDMP yang siap dibangun,” ungkapnya.
Riki melanjutkan sejauh ini sejumlah KDMP sudah berjalan di Kepri, namun belum menempati gerai yang sudah dibangun.
Mereka masih menggunakan fasilitas pemerintah desa atau kecamatan, seperti KDMP Sri Kuala Lobam, Busung, Malang Rapat hingga Pengudang di Kabupaten Bintan.
“Mereka masih menempati tempat sementara. Itu seperti latihan untuk berbisnis koperasi,” ucap Riki.
Dia turut menambahkan, gerai KDMP yang dibangun oleh PT Agrinas bersama TNI itu memiliki luas 20×30 meter dengan halaman parkir yang luas.
Oleh karena itu, ia mendorong KDMP tidak hanya fokus bisnis sembako saja, namun berinovasi mengembangkan sektor bisnis lainnya, seperti percetakan, sablon, fotokopi bahkan pemasaran motor listrik.
“Termasuk bisnis sektor kelautan dan perikanan, karena Kepri ini wilayah kepulauan, potensinya sangat besar,” tutupnya.(ant)









