Batam Anggarkan Rp5,1 Miliar untuk Tiga Skema Beasiswa Pelajar

53

Batam, Posmetrobatam.co: Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyiapkan anggaran sekitar Rp5,1 miliar untuk memperluas program beasiswa bagi pelajar berprestasi, keluarga kurang mampu, dan wilayah hinterland di Batam.

Program itu disosialisasikan bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam kegiatan Sosialisasi Program Prioritas Beasiswa di Crown Vista Hotel Batam, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti 477 peserta dari 41 SMA dan SMK se-Kota Batam.

Amsakar mengatakan, Pemko Batam memperluas cakupan beasiswa sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah pesatnya perkembangan Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan internasional.

“Tiga skema beasiswa ini kami siapkan agar lebih banyak anak Batam mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan,” kata Amsakar.

BACA JUGA:  SAH, APBD Kabupaten Natuna Tahun 2024 Rp1,181 Triliun

Program tersebut meliputi beasiswa siswa berprestasi yang lolos jalur SNBP, beasiswa bagi keluarga kurang mampu melalui jalur SNBT, serta beasiswa khusus anak hinterland melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mitra.

Pemko Batam juga memperkuat program itu melalui regulasi daerah. Beasiswa hinterland diatur dalam Peraturan Wali Kota Batam Nomor 5 Tahun 2026, sedangkan beasiswa berprestasi dan tidak mampu diatur dalam Peraturan Wali Kota Batam Nomor 6 Tahun 2026.

Menurut Amsakar, Batam membutuhkan generasi yang memiliki kapasitas, keterampilan, dan daya saing tinggi karena letaknya strategis dan berhadapan langsung dengan negara tetangga.

“Kalau ingin Batam maju, maka yang harus dipersiapkan lebih dulu adalah manusianya. Pendidikan menjadi jalan paling penting untuk meningkatkan mobilitas sosial dan daya saing,” ujarnya.

BACA JUGA:  Semarak MTQH XXXIV Kota Batam 2026, Syakir Daulay Siap Meriahkan Malam Pembukaan

Ia juga meminta pelajar Batam serius menyiapkan diri menghadapi persaingan global. Program beasiswa tersebut merupakan bagian dari 15 program prioritas pembangunan Batam yang disusun bersama Li Claudia Chandra. Sebelumnya, beasiswa hanya diberikan kepada siswa berprestasi yang diterima di tujuh perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan. Kini, cakupannya diperluas untuk menjangkau lebih banyak pelajar.

Tujuh perguruan tinggi itu yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

Setelah evaluasi dilakukan, Pemko Batam menilai masih banyak siswa dari keluarga kurang mampu dan wilayah hinterland yang membutuhkan dukungan pendidikan lebih besar.

BACA JUGA:  Panbil Residence Serviced Apartment & Panbil Hospitality Group dalam Memperingati HUT ke-8

Untuk program beasiswa hinterland, Pemko Batam menggandeng sejumlah kampus seperti ITS, Politeknik Negeri Batam, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang dinilai sesuai dengan kebutuhan pembangunan Batam.

ITS dipilih untuk mendukung kebutuhan industri perkapalan dan galangan kapal, sedangkan pendidikan politeknik diarahkan mendukung industri teknologi dan investasi digital, termasuk Nongsa Digital Park. Adapun UMRAH dipilih karena fokus pada pendidikan kemaritiman.

Amsakar juga meminta kepala sekolah aktif menyosialisasikan program tersebut agar menjangkau lebih banyak pelajar yang terkendala ekonomi. Amsakar mengajak pelajar Batam terus menjaga semangat belajar dan tidak mudah menyerah menghadapi persaingan.

“Selalu ada cara untuk menjadi bisa. Yang penting jangan menyerah dan terus belajar serius,” pungkasnya. (hbb)