Batam, Posmetrobatam.co: Ratusan karyawan Indomaret di Batam, menyuarakan keberatan terhadap wacana perubahan kebijakan pembayaran lembur, terutama untuk kerja di hari libur dan tanggal merah. Para pekerja menilai, isu tersebut menimbulkan keresahan karena menyangkut hak yang selama ini mereka terima.
Pertemuan yang berlangsung di Plaza Batamindo itu dihadiri sekitar 150 perwakilan karyawan dari berbagai gerai, Senin (11/6).

Pertemuan ini beredarnya informasi internal yang menyebutkan adanya kemungkinan lembur pada hari libur tidak lagi dibayarkan, meski perusahaan belum mengeluarkan keputusan resmi.
Perwakilan karyawan, Dina, mengatakan para pekerja bergerak setelah muncul pernyataan yang dianggap belum jelas dari pihak perusahaan. Ia menegaskan, hingga saat ini karyawan masih menunggu kepastian dari manajemen pusat.
“Pada intinya kami memperjuangkan hak lembur. Ada beberapa statement yang beredar, jadi kami masih menunggu keputusan yang pasti dari perusahaan,” kata Dina.
Ia menambahkan, perusahaan belum menerbitkan surat edaran resmi terkait isu tersebut. Informasi yang berkembang masih sebatas pernyataan internal yang kemudian diklarifikasi ulang oleh para pekerja ke head office.
“Untuk, edaran resmi belum ada. Ini masih sebatas statement yang kami pertanyakan kembali ke HO. Jadi masih belum ada keputusan final,” jelasnya.
Dina juga menjelaskan bahwa selama ini pembayaran lembur di hari libur masih berjalan sesuai ketentuan. Karena itu, wacana perubahan kebijakan memicu kekhawatiran di kalangan karyawan.
“Selama ini lembur dibayarkan. Jadi ketika muncul wacana perubahan, kami merasa perlu berdiskusi dan menyampaikan keberatan,” ujarnya.
Meski menyampaikan aspirasi, para pekerja memastikan operasional toko tetap berjalan normal. Mereka juga menegaskan akan tetap mematuhi aturan perusahaan selama proses komunikasi berlangsung.
Para karyawan kini menunggu hasil keputusan resmi yang disebut akan diumumkan pada Rabu, 13 Mei mendatang. Mereka berharap keputusan tersebut tidak merugikan hak pekerja yang selama ini telah diterapkan.
“Katanya hari Rabu akan ada keputusan. Kami masih menunggu hasilnya,” ujarnya.
Jika kebijakan baru benar-benar diberlakukan, para pekerja menyatakan akan mengikuti ketentuan perusahaan. Namun mereka berharap keputusan akhir tetap mempertimbangkan kesejahteraan karyawan.
“Kalau sudah jadi aturan resmi, kami tentu mengikuti. Tapi kami berharap tidak merugikan pekerja,” tutup Dina.
Sementara pihak manajemen Indomaret tidak mau memberikan komentar. (hbb)









