Aksi Penanaman Pohon Gereja Methodist Indonesia Distrik 6 KEPRI Wilayah II – Langkah Kecil Mendidik Umat Menjaga Kelestarian Alam

89
Foto bersama kegiatan Penanaman Pohon Gereja Methodist Indonesia Distrik 6 KEPRI Wilayah II

Batam, Posmetrobatam.co: Menggelar aksi pedulian terhadap lingkungan menjadi pilihan Gereja Methodist Indonesia (GMI) Distrik 6 Kepri Wilayah II, sebagai bentuk peran aktif Gereja dalam menjaga kelestarian alam. Aksi penanaman pohon digelar, Jumat (8/5) di kawasan Hutan Seitemiang, Kota Batam.

“Peran aktif gereja menjaga ekosistem hutan di tengah krisis ekologi dunia sengga ini menjadi langkah kecil dalam mendidik umat untuk menjaga dan melestarikan alam, ” DS. Pdt. Y. Eben Damanik sebagai Pimpinan GMI Distrik 6 Kepri Wilayah II memaparkan dalam sambutannya.

Lebih lanjut dipaparkan Pendeta, bagi GMI Distrik 6 kegiatan ini juga dalam rangka Bulan Adersgate sebagai bulan penting dalam memperingati pembaharuan iman John Wesley sebagai Bapa Gereja Methodist.

Tak hanya itu, penanaman pohon ini juga menjadi kegiatan Pra Konferensi Distrik 6 yang dilaksanakan hari Sabtu, 8 Mei 2026 di GMI Sion Sekupang, juga dalam rangka menyongsong Konferensi Tahunan Ke-56 GMI Wilayah II yang dilaksanakan pada tanggal 17-21 Juni 2026 di Hotel Golden View. Dan dalam cara tersebutm, Distrik 6 Kepri menjadi tuan dan nyonya rumah. Dan untuk diketahui, Konferensi Tahunan ini akan dihadiri oleh 320 pendeta dan warga GMI Wilayah II dari seluruh Indonesia.

BACA JUGA:  Meski Cuaca Ekstrem Nelayan di Batam Tetap Buru Ikan Dingkis Jelang Tahun Baru Imlek 29 Januari

“Kiranya semua berlangsung dengan baik dan dalam perkenanan Tuhan dan GMI membawa berkat bagi Batam dan Kepuluan Riau,” tutur Pendeta Y Eben Damanik menambahkan penjelasannya.

Diacara diawali dengan sambutan oleh Ketua Panitia, Pdt. Marlin Aritonang dan Sambutan dari Lamhot Sinaga, sebagai Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) II Batam, Provinsi Kepri.

Tentu untuk kelancara acara agar berjalan lebih baik, dilanjutkan dengan doa Pembuka oleh DS. Pdt. Y. Eben Damanik dan kemudian aksi penanaman pohon dilaksanakan bersama sama dengan 73 orang hadir dalam kegiatan itu.

Acara ini juga dihadiri oleh; Bishop Iwan Karo-karo, Pimpinan GMI Wilayah II; Lamhot Sinaga, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) II Batam-provinsi Kepri.

BACA JUGA:  Scoopy Velocreativity: Bikers Honda Kepri Seru-seruan City Rolling dan Adu Kreativitas di Batam

Dan yang juga empat tokoh Kepri yang turun langsung mengikuti penanaman pohon; Radiapoh Hasiholan Sinaga, Ketua Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) Kota Batam; Ir. Ediaman Sinaga, Ketua Bangso Batak Marsada (BBM) Kota Batam.

Bishop GMI dalam sambutannya juga mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan aksi ini sebagai bentuk nyata iman yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap ciptaan Tuhan.

“Merawat alam adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual kita. Apa yang kita tanam hari ini, akan menjadi warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya dalam memberikan kata sambutan.

Bishop GMI juga menyebutkan, sebagai mahluk ciptaaan tuhan, yang juga memuliakan ciptaan tuhan. “Melalkukan aksi baik, penanaman pohaon sebaga tanda sebagai ciptaan tuhan memelihara alam ciptaan tuhan. Sebagai warga jemaat Methodist, iman kita juga akan tumbuh sebagai mana pohon yang akan kita tanam. Untuk itu mari kita muliakan tuhan,” tuturnya menyambahkan sambil mengajak jemaan melantukan lagu lagu pujian sebalum penenaman dimulai.

BACA JUGA:  Tidak Semua Murid SD dan SMP di Batam Diberi Seragam Sekolah Gratis, Ini Penjelasan Disdik

Penanaman pohon ini memiliki makna mendalam, tidak hanya dari sisi ekologis, tetapi juga sebagai simbol penghormatan bagi para korban pandemi Covid-19 yang dimakamkan di lokasi yang menjadi tempat penanaman pohon. Menanam pohon bukan sekadar menanam tumbuhan, namun juga menanam harapan untuk penerus masa depan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat gotong royong, mencerminkan kolaborasi antara tokoh masyarakat dan lembaga keagamaan dalam menjaga keseimbangan lingkungan serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.***