Posmetrobatam.co: ZA (13) seorang pelajar yang menjadi korban kejahatan seksual sesama jenis ternyata diketahui berkenalan dengan pelaku dari grup Whatsapp. Ironinya Grup whatsapp dengan nama VIP The Boys Vitus ini didapatinya dari link yang diberikan seseorang saat bermain game Online Free Fire.
Kadis Kominfo Karimun, Ariwibowo Hadibroto S.STp yang dikonfirmasi meminta peran penting orang tua dan masyarakat dalam mengawasi bahkan membatasi anak-anak dalam bermain game online.
Hal ini perlu dilakukan, mengingat bahaya game online terhadap anak-anak. Bahkan agar kejadian serupa tidak lagi terulang.
“Melihat kronologis kejadian kejahatan seksual sesama jenis yang berhasil di ungkap Polres Karimun. Ini menjadi perhatian kita bersama. Saat anak bermain game online bukan tidak mungkin bahaya yang sama mengincar anak-anak kita, untuk itu, peran kita semua, para orang tua sangat penting, mari kita bersama awasi anak-anak kita,” tegas Ariwibowo.
Sementara sebelumnya Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani mengungkapkan kejahatan seksual yang dialami korban yang masih pelajar tersebut berasal dari bermain game online. Dari game online korban diketahui mendapatkan kiriman link grup whatsapp itu.
“Saat bermain game free fire, korban mendapatkan link grup WhastaApp itu, kemudian korban bergabung. Dari situlah korban berkenalan dengan pelaku TAS(22), hingga akhirnya bertemu di Karimun,” ujar Kapolres Karimun, Yunita Stevani.
Dari perkenalanya tersebut, pelaku pun datang dari Batam ke Karimun, kemudian menginap di salah satu hotel berinsial M di Karimun.
“Sampai di Karimun, pelaku nginap di Hotel M, dan kemudian mengajak korban untuk bertemu di hotel,” terangnya lagi.
Di kamar hotel itulah, perbuatan menyimpang itu terjadi. Korban dilecehkan, setelah perbuatanya dilakukan korban diberikan uang 100 ribu dengan pecahan 50 ribu sebanyak dua lembar,” timpalnya.
Kejadian ini menjadikan pelajaran bagi para orang tua, agar mengawasi anak-anaknya saat beraktifitas termasuk bermain game online. Pasalnya bukan tidak mungkin kejahatan seksual yang sama dapat mengincar anak-anak anda.
Hingga saat ini jajaran Polres Karimun pun masih mendalami kasus ini.(ria)









