Avanza Maut Karimun: 10 Motor Ringsek, Ibu Hamil Terseret hingga Mobil Nyemplung ke Laut

Posmetrobatam.co: Sebuah Mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BP 1422 YK melaju kencang dari arah Hotel 21 menuju Tugu MTQ, mobil tak terkendali, dengan cepat tiba-tiba mobil mengarah ke kiri dan menghantam motor yang sedang parkir serta warga yang sedang berolahraga di lokasi Tugu MTQ, Coastal Area Kabupaten Karimun, Kepri, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB pagi.

Didapati sedikitnya 10 kendaraan roda dua yang terparkir ringsek dihantam mobil yang dikemudian seorang pria itu.

Tragisnya satu keluarga yang tediri dari suami istri dan satu anak, yang baru memarkirkan motornya juga dihantam, hingga sang ibu yang dikabarkan sedang hamil pun terseret hingga 5 meteran lebih hingga mobil akhirnya terjun ke laut yang sedang surut. Sementara suami dan anaknya juga mengalami luka parah akibat hantaman mobil Avanza itu.

BACA JUGA:  Website Bank Palsu Makan Korban, Pengusaha Batam Tertipu Miliaran Rupiah

Ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD, sementara terlihat sang pria dengan rambut dicat yang merupakan supir mobil maut itu keluar dari dalam mobil dan naik ke darat dalam keadaan santai dan selamat.

Ia baru terlihat panik ketika berada di trotoar dan melihat tubuh seorang wanita terkulai lemas dan bersimbah darah.

Ia pun langsung diamankan warga, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pendataan kendaraan yang rusak dan korban akibat dihantam mobil maut tersebut.

Polisi pun langsung mengevakuasi mobil dari laut dengan mengunakan mobil krane untuk dapat mengangkat mobil. Beruntung laut pagi itu surut.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kecelakaan maut ini. Ratusan warga pun dengan cepat memenuhi lokasi kejadian. Termasuk siapa supir Avanza maut itu.

BACA JUGA:  Bentrok Berdarah di Rempang Eco City, Pekerja PT MEG Ditarik dari Lokasi?

Sementara sekitar pukul 08.36 evakuasi pengangkatan mobil maut itu berhasil dilakukan dan langsung dibawa ke kantor polisi guna proses lebih lanjut.(ria)

BACA JUGA:  Tom Saintfiet Bantah Tuduhan Sesat Dukung Vietnam Lolos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *