Posmetrobatam.co: Kebun Raya Batam menjadi pilihan destinasi wisata sehat yang asyik di Kota Batam. Hal ini terlihat dari kegiatan Halal BikeHalal yang digelar komunitas Batam Folding Bike (BFB), yang memadukan olahraga, silaturahmi, dan rekreasi dalam satu agenda.
“Batam Folding Bike memilih Kebun Raya Batam untuk berhalal-bike halal karena ini tempat yang cocok untuk healing dan aktivitas luar ruang yang asyik,” kata Rizal Saputra, Ketua BFB di Kebun Raya Batam, Nongsa, Kota Batam, Minggu (12/4).
Menurut Rizal, pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Kebun Raya Batam dinilai memiliki potensi besar sebagai ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat sekaligus tempat rekreasi keluarga.
Mengusung tema “Sekayuh Silaturahmi, Sejuta Maaf”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca-Idulfitri sekaligus terus mengampanyekan budaya bersepeda di tengah masyarakat. Menurut Rizal, Halal BikeHalal tidak sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang memperkuat kebersamaan.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang hangat, sederhana, tetapi penuh makna. Ini momentum untuk kembali menyatu dalam kebersamaan,” tambahnya.
Peserta berasal dari berbagai wilayah di Batam. Sebagian memulai perjalanan dari titik masing-masing seperti MTC atau berkayuh dari rumah. Sementara lainnya langsung menuju lokasi dengan membawa sepeda lipatnya. Kebun Raya Batam menjadi titik kumpul akhir sebelum peserta menjelajahi kawasan.
Di dalam area, peserta bersepeda sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer. Kontur lintasan yang didominasi tanjakan landai memberikan tantangan sekaligus pengalaman bersepeda yang nyaman. Kawasan yang dipenuhi pepohonan dan danau turut menjadi daya tarik utama.
BFB menilai Kebun Raya Batam sebagai ruang sehat yang bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Selama ini, sebagian pengunjung masih terfokus di area luar, padahal di dalam kawasan tersedia jalur aktivitas yang representatif.
“Terima kasih kepada pengelola Kebun Raya Batam yang telah memberi ruang bagi BFB. Ini menjadi awal untuk lebih menghidupkan aktivitas sehat di kawasan ini,” kata Rizal.
Sementara itu, pengelola Kebun Raya Batam, Fauzan, menyambut positif kegiatan tersebut dan mendorong lebih banyak komunitas memanfaatkan kawasan ini. Ia menegaskan Kebun Raya Batam merupakan destinasi wisata yang ramah bagi semua kalangan.
“Salah satu daya tarik utamanya adalah biaya masuk yang masih gratis, sehingga menjadi alternatif wisata yang terjangkau,” ujarnya.
Selain sebagai ruang olahraga, Kebun Raya Batam juga menawarkan nilai wisata dan edukasi. Berbagai spot foto menarik seperti taman warna-warni, jalur walking track berwarna cerah, hingga gapura ikonik menjadi daya tarik pengunjung. Di sisi lain, kawasan ini juga menjadi pusat konservasi tumbuhan pesisir dengan koleksi anggrek dan kantong semar.
Didukung lanskap perbukitan, pengunjung dapat menikmati pemandangan sebagian wilayah Batam Center dari ketinggian. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi dan sore hari, saat cuaca lebih sejuk dan nyaman untuk beraktivitas.
“Tempat ini sangat cocok untuk melepas penat atau jogging ringan, terutama di pagi dan sore hari,” tutup Fauzan.
Melalui kegiatan ini, BFB mengajak masyarakat menjadikan Kebun Raya Batam sebagai pilihan untuk berolahraga, bersilaturahmi, sekaligus berwisata sehat di Kota Batam.**









