Ekspor Batam Awal 2026 Tunjukkan Ketahanan di Pasar Global

75

Posmetrobatam.co: Kinerja ekspor Batam membuka tahun 2026 dengan sinyal positif di pasar internasional. Amerika Serikat kembali menjadi motor utama dengan lonjakan ekspor sebesar 30,71 persen atau mencapai USD 860,32 juta pada periode Januari–Februari 2026.

Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor USD 704,47 juta, tumbuh 4,52 persen, sementara India mencatat lonjakan tertinggi dengan pertumbuhan spektakuler 410,23 persen atau USD 344,67 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Permintaan global terhadap produk Batam terbukti masih solid di tengah dinamika ekonomi dunia. Momentum positif juga terlihat di sejumlah negara lain: ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta, Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, dan Filipina melonjak signifikan hingga USD 89,68 juta.

BACA JUGA:  Air Laut Surut Tiba-tiba Pasang, 7 Pemancing di Batam Terseret Gelombang 1 Hilang

Dari sisi sektor, industri manufaktur tetap menjadi tulang punggung. Mesin dan peralatan listrik mencatat nilai terbesar dengan pertumbuhan 24,75 persen atau USD 1.561,44 juta. Disusul minyak dan lemak hewan/nabati (44,77 persen, USD 194,46 juta), produk kimia (16,34 persen, USD 167,74 juta), serta perangkat optik (40,27 persen, USD 54,30 juta).

Meski demikian, total ekspor Batam pada Januari–Februari 2026 mengalami koreksi 3,67 persen menjadi USD 3.107,47 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh sektor kapal, kakao/cokelat, serta produk besi dan baja olahan.

“Data awal 2026 menunjukkan pasar utama Batam masih tumbuh dan beberapa sektor industri tetap mencatat kinerja positif. Fokus kami adalah menjaga momentum pada sektor-sektor yang sedang menguat, sambil memberi perhatian pada sektor-sektor yang terkoreksi,” ujar Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, dalam acara First Cut Steel Ceremony proyek Tangguh Ubadari Carbon Capture Utilization – MD4 (TUCC-MD4) di PT Wasco Engineering Indonesia, Rabu (8/4/2026).

BP Batam menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas kinerja ekspor melalui penguatan iklim investasi dan fasilitasi industri. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk Batam di pasar global sekaligus mengakselerasi pemulihan pada sektor-sektor yang mengalami koreksi.**

BACA JUGA:  Amsakar Apresiasi Inkanas Kepri, Dorong Prestasi Atlet Karate di Level Nasional