Amsakar Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Musrenbang Kepri

94

Batam, posmetrobatam.co: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk mendorong pembangunan yang selaras dan berkelanjutan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau 2026.

Kegiatan berlangsung di Balairungsari Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Senin (6/4/2026). Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan antara pemerintah kabupaten/kota dan provinsi.

Dalam kesempatan itu, Amsakar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Batam dan Kepulauan Riau.

“Musrenbang ini menjadi momentum menyatukan visi agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian Kota Batam. Batam meraih penghargaan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) bersama Kabupaten Karimun dan Natuna.

BACA JUGA:  Timnas Menunggu Kekalahan Filipina, Baru Bisa Aman

Selain itu, Batam mencatat nilai tertinggi Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) di Provinsi Kepulauan Riau dengan skor 82,9606. Capaian ini mencerminkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Menurut Amsakar, keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Batam.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Musrenbang turut menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan daerah. Di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya yang mengikuti secara virtual, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Fitrianti, serta Kepala Bappeda Kepri Aries Fhariandi.

BACA JUGA:  Pererat Kerja Sama Antar Daerah, Amsakar Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Palembang

Dalam sambutannya secara virtual, Bima Arya menyebut perkembangan pembangunan di Kepulauan Riau menunjukkan capaian yang impresif.

Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025 mencapai 7,89 persen, menempati peringkat keempat nasional dengan inflasi terkendali di 3,54 persen.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,07 persen pada 2020 menjadi 4,85 persen pada 2025. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri mencapai 80,53, termasuk salah satu yang tertinggi di Indonesia.

“Perkembangan Kepulauan Riau sangat impresif dan membanggakan. Data menunjukkan kualitas perencanaan pembangunan semakin baik,” ujar Bima Arya.

Ia menegaskan, capaian tersebut harus dijaga melalui konsistensi visi pembangunan, penguatan kemandirian daerah, kepemimpinan yang efektif, serta kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan.(*/hbb)

BACA JUGA:  Amsakar: Tanamkan Jiwa Nasionalisme Lewat Pemusatan Paskibra dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia