Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

139

Posmetrobatam.co: PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025. Kelompok usia Gen Z kini secara resmi menjadi motor utama pertumbuhan
investasi emas digital di Indonesia.

Fenomena ini tercermin dari lonjakan signifikan jumlah pengguna
produk Tabungan Emas yang kini didominasi oleh kaum muda berusia 18 hingga 27 tahun tersebut. Berdasarkan data internal perusahaan, nasabah kelompok usia Gen Z (kelahiran 1997–2007) mencatatkan pertumbuhan tahunan Year-on-Year yang sangat fantastis, yakni sebesar 116%.

Angka ini jauh melampaui
pertumbuhan kelompok usia lainnya, di mana Milenial tumbuh sebesar 49% (YoY), disusul oleh Gen X
sebesar 34% (YoY), dan Baby Boomer sebesar 32% (YoY). Hingga akhir tahun 2025, total pengguna Tabungan Emas Pegadaian secara nasional telah mencapai 4,85 juta nasabah.

BACA JUGA:  Harga Pangan Selasa: Bawang Merah, Minyak dan Beras Naik

“Pertumbuhan luar biasa di kalangan Gen Z ini mencerminkan pergeseran paradigma investasi di
Indonesia. Kaum muda saat ini bukan lagi sekadar penonton, melainkan pelaku aktif yang sangat sadar
akan pentingnya financial planning sejak dini. Mereka memilih emas karena sifatnya sebagai aset safe
haven yang kini dikemas secara modern melalui platform digital,” ujar Kepala Divisi Bisnis Bulion PT, Kadek
Eva Suputra.

Sebagai kelompok digital native, dominasi Gen Z didorong oleh preferensi kuat mereka terhadap layanan yang praktis, cepat, dan berbasis mobile. Lonjakan ini terjadi berkat kemudahan aksesibilitas tanpa batas yang ditawarkan aplikasi Tring! by Pegadaian, di mana proses pembukaan akun hingga pembelian emas
dapat diselesaikan dalam hitungan menit secara real-time.

Karakteristik Gen Z yang menyukai efisiensi atau gaya “sat-set” sangat terakomodasi melalui fitur transaksi instan dan otomatisasi yang memungkinkan mereka menabung emas secara konsisten tanpa prosedur rumit.

BACA JUGA:  Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi 9 Korban Dirawat, 3 Tewas

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Eko Supriyanto, menyebut tingginya minat Gen Z
terhadap Tabungan Emas sebagai cerminan perubahan cara pandang generasi muda dalam membangun
masa depan finansial.

“Gen Z memiliki keberanian untuk mengambil keputusan finansial lebih awal, namun tetap rasional. Mereka
memilih instrumen yang stabil, terukur, dan mudah dipantau. Emas menjadi pilihan yang tepat karena
nilainya terjaga, fleksibel, dan kini bisa diakses secara digital,” jelas Eko.

Menurutnya, kondisi ini memperkuat posisi Pegadaian sebagai bagian dari ekosistem keuangan yang
adaptif terhadap perubahan zaman. Pegadaian tidak hanya menyediakan produk, tetapi membangun
kebiasaan finansial sehat.

“Ketika generasi muda sudah akrab dengan investasi sejak dini, maka
keberlanjutan ekonomi masyarakat di masa depan akan jauh lebih kuat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Harga Emas Melonjak Naik, Pegadaian Kanwil Pekanbaru Mengawali Tahun 2025 dengan Kinerja Positif

Selain faktor teknologi, masifnya edukasi finansial melalui platform media sosial seperti TikTok, Instagram,
dan YouTube turut membangun urgensi berinvestasi di kalangan muda. Hal ini dibarengi dengan meningkatnya literasi keuangan yang membuat Gen Z lebih proaktif dalam menyiapkan dana darurat serta perencanaan jangka panjang guna menghadapi ketidakpastian ekonomi global di masa depan.

Melalui visi sebagai The Leader in Gold Ecosystem, PT Pegadaian berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyediakan instrumen investasi yang aman, likuid, dan mudah dijangkau. Harapannya transformasi digital yang dilakukan perusahaan mampu menjawab kebutuhan lintas generasi, khususnya dalam menjembatani akses masyarakat muda menuju kemandirian finansial.(*/hbb)