Hasil Pleno, Yunus Muda Ditetapkan Mengisi Kursi Waka III DPRD

200

Setelah Hendra Asman menyatakan mundur dari jabatan Waka III DPRD Batam

Batam, Posmetrobatam.co: Yunus Muda, siap mengisi kursi Wakil Ketua (Waka) III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, setelah Hendra Asman menyatakan mundur dari jabatan Waka III DPRD Batam.

“Pastinya saya siap mengemban amanah ini,” kata Yunus Muda Jumat (28/11) di Bengkong.

Keputusan ini berdasarkan dalam pleno yang digelar Senin (24/11) di Golden Prawn, DPD II Golkar Batam langsung menetapkan arah baru dan mengusulkan Yunus Muda sebagai calon kuat pengganti.

Pleno yang dipimpin Sekretaris DPD II Golkar Batam, Djoko Mulyono, serta dihadiri Bendahara DPD I Golkar Kepri, Asmin Patros, memutuskan dua hal penting pertama, menerima surat pengunduran diri Hendra Asman yang mundur karena alasan kesehatan, kedua, membahas sosok yang dianggap paling layak menempati posisi pimpinan DPRD tersebut.

BACA JUGA:  Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam

Yunus Muda sebagai Ketua DPD II Golkar Batam sekaligus anggota legislatif empat periode dengan perolehan suara tertinggi di Dapil II yakni Bengkong – Batuampar sebagai figur yang mendapat dukungan penuh dari peserta pleno. Pertimbangan pengalaman panjang dan basis elektoral yang solid menjadi alasan utama pengusulan tersebut.

Posisi Waka III DPRD Kota Batam pernah diemban Yunus Muda periode 2019-2024. Pria berusia 51 tahun, lahir di Campaniga, Bone, Sulawesi Selatan. Menamatkan sekolah di SMA Negeri 1 Tonra, Sulawesi Selatan yang lulus tahun 1994. Lalu, melanjutkan kuliah di STIE Ibnu Sina Batam tahun 2008 hingga 2011.

“Ini bagian dari dinamika internal yang wajar. Kursi pimpinan DPRD tidak boleh terlalu lama kosong. Pleno sudah selesai, tinggal menunggu proses di tingkat provinsi dan pusat,” ucapnya

BACA JUGA:  Amsakar-Li Claudia Matangkan Pengamanan Jelang Perayaan Hari Besar Keagamaan hingga Canangkan Gerakan Batam ASRI

Ia menegaskan bahwa mekanisme pergantian telah berjalan sesuai aturan partai. Keputusan pleno akan dikirim ke DPD I Golkar Kepri, sebelum akhirnya diteruskan ke DPP sebagai pemegang keputusan final. Ia memastikan bahwa tidak ada persoalan politik dalam pengunduran diri Hendra Asman.

“Beliau mengundurkan diri murni karena kondisi kesehatan, dan tetap akan mengabdi melalui Komisi II. Kita sebagai kader menerima keputusan itu, tidak ada yang lain,” ucapnya tegas.

Di sisi lain, pleno yang dihadiri kader-kader Golkar Kepri memberi perhatian serius terhadap penyegaran posisi strategis di DPRD Batam. Konsolidasi cepat ini juga dianggap sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik ke depan.

“Kami hanya menjalankan amanah partai. Semua mengikuti alurnya, meski kemungkinan prosesnya sedikit melambat karena akhir tahun. Mohon doanya,” ujar Yunus.(hbb)

BACA JUGA:  Gabriel Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Batam