PERBASI Kepri Gelar Penataran Wasit untuk Tingkatkan Kualitas SDM Bola Basket

294

Batam, Posmetrobatam.co: Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Penataran Wasit Tingkat C dan B2 di GOR Hi-Test Arena, Perumahan Goldenland, Batamcentre, pada 7-10 November 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang perwasitan bola basket di Kepri.

Ketua Umum PERBASI Kepri, H. Suhadi, ST, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Daerah Provinsi (MusdaProv) yang merekomendasikan peningkatan keterampilan dan profesionalitas SDM di cabang olahraga bola basket.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil MusdaProv yang merekomendasikan peningkatan kualitas dan keterampilan SDM di cabang olahraga bola basket,” ujar Suhadi saat ditemui di GOR Hi-Test, Batam, Senin (10/11).

BACA JUGA:  Gubernur Ansar: Stok Beras di Kepri Cukup untuk 4 Bulan ke Depan

Sebutnya, dalam penataran ini diikuti 45 peserta yang terdiri atas wasit pemula serta wasit berpengalaman yang melakukan upgrade lisensi agar sesuai dengan standar nasional. Para peserta berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri, masing-masing mengirimkan dua hingga empat perwakilan.

“Khusus untuk Batam, pendaftaran dibuka lebih luas karena banyaknya event basket yang digelar di Batam,” ujar anggota DPRD Kepri itu.

Menurut Suhadi, pembangunan ekosistem bola basket di Kepri tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga peningkatan kualitas SDM, termasuk wasit.

“Kami ingin membangun ekosistem bola basket Kepri yang kuat, dari lapangan hingga SDM-nya. Salah satunya dengan memperbanyak wasit. Jika jumlah wasit cukup, kita bisa menyelenggarakan kompetisi dari tingkat U-11, U-12, U-14, hingga senior,” jelasnya.

BACA JUGA:  Berlibur ke Dabo Menikmati Pantai Hingga Rumah Kebun

Saat ini, jumlah wasit aktif di Kepri masih terbatas, sekitar 30 orang, sebagian besar merupakan wasit senior yang berdomisili di Batam. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi PERBASI Kepri untuk melahirkan bibit-bibit baru di bidang perwasitan.

“Dengan adanya penataran ini, kami berharap muncul wasit-wasit muda yang siap bertugas di berbagai event. Kalau nanti ada dukungan APBD, kami juga berencana membangun lapangan basket outdoor untuk menunjang pembinaan,” tambahnya.

Suhadi menegaskan, para wasit yang telah mendapatkan lisensi nantinya diwajibkan aktif memimpin pertandingan di berbagai event basket. Setiap kali bertugas, mereka harus melaporkan aktivitasnya secara daring sebagai bagian dari proses sertifikasi berkelanjutan.

“Kami tidak ingin program ini berhenti setelah penataran selesai. Harus ada tindak lanjut, dan ini bentuk komitmen kami untuk membangun perwasitan basket Kepri yang profesional,” tutupnya. (hbb)

BACA JUGA:  HPN 2026 di Natuna, Momentum Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah Daerah